BUMN Ekspor PT DSI Resmi Dibentuk, Pengusaha Tekankan Hal Ini

4 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) menegaskan, PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) sudah resmi menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kelak, BUMN ini akan menjadi pengelola ekspor satu pintu untuk komoditas batu bara, minyak kelapa sawit dan juga paduan besi atau ferro aloys.

Atas hal ini, Asosiasi Pertambangan Indonesia (API-IMA) menyoroti perlunya panduan lebih jelas dalam proses transisi kebijakan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam strategis.

"Dibutuhkan kejelasan agar proses negosiasi yang krusial bagi perusahaan dapat tetap berjalan untuk keberlanjutan perusahaan dan menjaga kestabilan pasar," ujar Direktur Eksekutif API-IMA, Sari Esayanti dalam siaran persnya, Senin (25/5/2026).

Sebagai sektor vital yang mendukung perekonomian nasional, industri pertambangan memerlukan kepastian dalam pelaporan dan keterlibatan Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara, Kementerian ESDM.

Selanjutnya, IMA juga menegaskan pentingnya penghormatan terhadap kontrak jangka panjang yang telah ada, termasuk penjualan jangka pendek.

"Pelaku industri mengandalkan kejelasan dan konsistensi dalam kontrak untuk menjaga keberlangsungan bisnis dan investasi yang sudah dilakukan," terang Esayanti.

Sebagaimana diketahui, PT DSI resmi menjadi BUMN. Penandatanganan perubahan status tersebut terungkap dalam Instagram resmi milik CEO BPI Danantara Rosan P Roeslani @rosanroeslani. Adapun penandatanganan dilakukan oleh CEO Danantara Rosan, CIO Danantara Pandu Sjahrir dan juga COO Danantara Dony Oskaria.

Dalam akun Instagramnya Rosan menyampaikan, bahwa pembentukan BUMN Khusus Ekspor yakni PT DSI ini intinya adalah sebagai transparansi dalam transaksi.

"Keberadaan kami ini nantinya juga justru ingin lebih menyempurnakan terutama dari distorsi data ekspor yang mungkin selama ini sudah terjadi," terang dia, dikutip Senin (25/5/2026).

Sebelumnya Rosan menyatakan bahwa Luke Thomas Mahony ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Rosan melihat pengalaman Thomas di PT Vale Indonesia Tbk dan sudah lama di dunia perdagangan. Sehingga dinilai mumpuni untuk memimpin PT DSI.

Dia juga melihat Thomas juga lama tinggal di Indonesia. "Ya kita kan melihat banyak pertimbangan juga, ini kan lebih menjadi track record-nya juga dan dia kan sangat memahami juga, pengalaman sebelumnya baik di perusahaan multinasional di Vale dan dia pun bisa Bahasa Indonesia juga, memang istrinya orang Indonesia," kata Rosan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (22/5/2026).

"Tapi yang paling penting justru kita lihat pengalaman trading-nya ada, minerals-nya ada, jadi pimpinan di banyak perusahaan mineral, jadi dan networking-nya juga baik dan yang paling penting kita lihat selama ini juga di Danantara kerjanya juga sangat-sangat baik," tambahnya.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |