Breaking News! Iran Rudal Marinir AS di Yordania, Buntut Bom Kawinan

6 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan peluncuran serangan balasan berskala besar terhadap pasukan Amerika Serikat (AS). Manuver mematikan ini merupakan respons langsung atas gempuran udara terbaru militer AS yang secara brutal menyasar wilayah Iran selatan.

Mengutip Guardian, Rabu (02/09/2026), lembaga penyiaran pemerintah IRIB melaporkan pernyataan resmi IRGC yang mengecam keras gempuran buta dan putus asa AS ke sejumlah lokasi sipil. IRGC menyatakan bahwa rentetan gempuran AS tersebut justru memicu efek bumerang yang secara strategis memperketat blokade Selat Hormuz.

"Serangan yang memperketat blokade Selat Hormuz dan memperkuat tekad para pejuang untuk menekan pasukan asing yang mengganggu di Selat Hormuz," tegasnya.

Dalam aksi pembalasan pertamanya, IRGC mengerahkan sistem pertahanan kedirgantaraan baru yang berhasil menembak jatuh drone canggih MQ-9 ke-50 milik AS. Operasi balas dendam ini kemudian dilanjutkan dengan serangan balistik mematikan yang menargetkan barak Marinir AS di Camp Titin, sebuah situs militer yang terletak di dekat Aqaba, Yordania.

IRGC memastikan akan terus melanjutkan aksi pembalasan tersebut. Lembaga pertahanan tersebut menyebutkan akan berupaya melumpuhkan sejumlah fasilitas perang AS di kawasan.

"Sejumlah besar pasukan AS tewas, dan beberapa instalasi serta helikopter serang musuh hancur," ungkapnya.

Sejauh ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak AS soal serangan yang diklaim Iran ini.

Amarah Teheran memuncak tajam setelah rudal AS menghantam sebuah acara perayaan pernikahan warga sipil. IRIB sempat membagikan rekaman video yang menunjukkan kerusakan parah dan puing-puing berserakan di lokasi pesta di wilayah Sirik, yang turut diwarnai dengan suara jeritan warga saat tim penyelamat bergegas menembus lokasi kejadian.

Bulan Sabit Merah Iran membeberkan kronologi insiden berdarah itu, di mana pecahan peluru dari serangan rudal AS secara tragis menghantam sebuah rumah permukiman di kota Kuhestak, daerah Sirik, provinsi Hormozgan.

"Lebih dari 50 orang terluka dan empat orang, termasuk seorang anak kecil, menjadi martir," paparnya.

[Gambas:Twitter]

Washington meluncurkan gelombang serangan baru ke Iran dengan dalih untuk menahan Teheran melakukan kegiatan yang mengancam kestabilan wilayah Selat Hormuz. Komando Pusat AS (CENTCOM), mengklaim telah menyelesaikan gelombang serangan terbaru yang menyasar berbagai lokasi yang diduga sebagai situs IRGC.

"Hari ini, pasukan AS mulai menyerang target-target Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Iran," tulis CENTCOM dalam sebuah unggahan di X.

"Serangan ini menyusul upaya serangan baru-baru ini oleh IRGC terhadap kapal komersial di Selat Hormuz dan terhadap personel militer Amerika yang ditempatkan di kawasan tersebut," tambah unggahan itu.

(tps/tps) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |