Breaking! Harga Emas Ambruk: Jatuh 3% dalam 24 Jam, Balik ke US$4.900

2 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga emas dan perak terjun bebas hingga jatuh ke level terendah dalam satu minggu. Penurunan tajam disebabkan data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang kuat dan tekanan jual emas semakin meningkat.

Pada perdagangan Kamis (12/2/2026), harga emas dunia anjlok 3,13% di level US$4.919,69 per troy ons. Penurunan tersebut membawa emas ke harga terendah seminggu dan mendorong emas menjauh dari level psikologis US$5.000 per troy ons.

Pada perdagangan hari ini Jumat (13/2/2026) hingga pukul 06.45 WIB, harga emas dunia di pasar spot melemah 0,20% di posisi US$4.909,99 per troy ons.

Harga emas jatuh ke level terendah hampir satu minggu pada hari Kamis karena data ketenagakerjaan AS yang kuat meredam harapan penurunan suku bunga The Federal Reserve dalam waktu dekat, dengan penurunan di bawah US$5.000 per troy ons memperdalam kerugian karena tekanan jual meningkat.

"Karena volatilitas yang tinggi sebelumnya, banyak orang akan menempatkan stop loss mereka di bawah US$5.000 per troy ons atau di atas level US$5.100 per troy ons hanya untuk mempertahankan posisi stop loss mereka," ujar Fawad Razaqzada, analis pasar di City Index dan FOREX.com.

"Karena pergerakan ke bawah, stop loss tersebut telah terpicu di bawah level US$5.000 per troy ons, dan itu menyebabkan efek berantai, menyebabkan harga anjlok dalam waktu singkat." imbuhnya.

Data yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan pasar kerja AS memulai tahun 2026 dengan pijakan yang lebih kuat dari yang diperkirakan, memperkuat pandangan bahwa para pembuat kebijakan mungkin akan mempertahankan suku bunga tinggi untuk waktu yang lebih lama.

Jumlah pekerjaan di sektor non-pertanian meningkat sebesar 130.000 pada bulan Januari, setelah revisi penurunan sebesar 48.000 pada bulan Desember, sementara tingkat pengangguran sedikit turun menjadi 4,3%.

Klaim pengangguran awal turun menjadi 227.000 pada minggu yang berakhir pada 7 Februari, data menunjukkan pada hari Kamis.

Kondisi pasar tenaga kerja yang tangguh memperkuat kepercayaan The Fed terhadap perekonomian, memungkinkan para pembuat kebijakan untuk mempertahankan suku bunga tinggi guna memastikan inflasi terus mereda. Emas batangan, pada gilirannya, tertekan oleh suku bunga tinggi karena sifatnya yang tidak memberikan imbal hasil.

Investor kini menantikan data inflasi AS yang akan dirilis pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter The Fed.

"Tampaknya ekspektasinya adalah inflasi utama akan melambat dari 2,7% menjadi 2,5%, mungkin serendah 2,4%. Hal itu dapat menghidupkan kembali beberapa spekulasi penurunan suku bunga dan kemungkinan akan menguntungkan emas," ujar Peter Grant, wakil presiden dan ahli strategi logam senior di Zaner Metals.

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |