Bappenas Siapkan Rp56,3 T Buat Pulihkan Sumatra Pacabencana

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau Bappenas merencanakan anggaran senilai Rp56,3 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi daerah yang terkena bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

"Untuk Renduk PRRP Versi 1 total alokasi K/L yang selaras dengan kebutuhan R3P selama tiga tahun, sejumlah 2.108 kegiatan dengan anggaran sebesar Rp56,3 triliun," ungkap Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Bappenas Medrilzam saat Konferensi Pers di Kantor Bappenas, Jakarta pada Kamis (19/2/2026).

Adapun dana tersebut dialokasikan untuk wilayah di tiga provinsi, yakni Aceh Rp45,83 triliun, Sumatra Utara sebesar Rp2,11 triliun, dan Sumatra Barat senilai Rp8,38 triliun.

Perhitungan tersebut merupakan angka penyelarasan antara kebutuhan rencana rehabilitasi dan rekonstruksi pasca R3P) bencana di 53 kabupaten/kota berdasarkan SK masing-masing Gubernur dengan rencana aksi PRRP dari 32 kementerian/lembaga (K/L).

Tercatat usulan kebutuhan dari daerah terdampak adalah Rp205,3 triliun untuk 142.712 kegiatan terkait rehabilitasi dan rekonstruksi. Sementara usulan dari K/L senilai Rp68,9 triliun untuk 6.545 kegiatan.

Perbedaan nilai yang jomplang tersebut kemudian diselaraskan oleh Bappenas hingga ditemukan angka Rp56,3 triliun. Rencana anggaran pemulihan pasca bencana tersebut baru sekitar 27% dari total kebutuhan berdasarkan usulan daerah terkena bencana.

Oleh karena itu, Medrilzam menjelaskan penyelarasan dilakukan dengan melakukan verifikasi lapangan mengenai biaya yang sebenarnya dibutuhkan serta melakukan matching kegiatan yang sama antara usulan daerah dengan K/L.

Perencana Ahli Utama Bappenas Suprayoga Hadi mengatakan bahwa proses verifikasi lanjutan hingga mendapatkan angka anggaran pasti.

"Kita melakukan semacam verifikasi lanjutan di lapangan dan kemudian dicocokan hingga nanti kita akan mendapatkan angka (anggaran pemulihan pasca bencana) yang lebih rasional," ucap Suprayoga.

Verifikasi lanjutan di lapangan tersebut dijelaskan Suprayoga ternyata bisa menekan estimasi anggaran hingga 30% di satu wilayah.

"Seperti di Aceh ada perubahan dari kebutuhan Rp153 triliun menjadi sekitar Rp97 triliun dalam verifikasi yang hanya dilakukan satu sampai dua minggu turunnya hampir 30%," kata Suprayoga.

Dengan demikian, anggaran pemulihan senilai Rp 56,3 triliun tersebut masih bersifat dinamis dan terbuka akan perubahan karena verifikasi terus dilakukan di lapangan.

(haa/haa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |