Warga Minta Nomor HP Tetap Sama Saat Ganti Opsel, Komdigi Buka Suara

4 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Permohonan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait kepastian hukum agar pengguna dapat mempertahankan nomor telepon saat berpindah operator seluler tengah menjadi sorotan. Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid buka suara terkait hal tersebut.

"Untuk hal-hal yang terkait layanan telekomunikasi yang pernah digugat MK, tentu kita mengikuti dari dekat, dan Kemkomdigi sebagaimana sudah dilakukan sebelumnya siap untuk kemudian mematuhi, menyelenggarakan, dan jika diperlukan membuat aturan-aturan baru dalam rangka pemenuhan dari hasil keputusan MK," ujar Meutya di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Kendati demikian, ia menyatakan pihaknya masih akan menunggu proses hukum yang sedang berjalan di MK. "Tapi karena masih berproses, kita akan tunggu," imbuhnya.

Sebelumnya, seorang pemohon bernama Bisyron Wahyudi mengajukan pengujian materi terhadap Pasal 14, Pasal 17, Pasal 23 ayat (1) dan ayat (2), Pasal 25, serta Pasal 10 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi, sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi UU (UU Cipta Kerja), ke Mahkamah Konstitusi.

Aturan-aturan tersebut dinilai tidak memberikan kepastian bagi pengguna untuk mempertahankan nomor ponsel saat berganti operator seluler (operator seluler atau opsel). Pasal-pasal tersebut dianggap belum menjamin adanya regulasi perpindahan nomor seluler atau Mobile Number Portability (MNP).

Bisyron menjelaskan bahwa ketiadaan kepastian ini menciptakan biaya peralihan (switching cost) yang tinggi bagi konsumen. Pasalnya, ketika nomor harus berganti, pengguna dibebani serangkaian kerepotan, mulai dari memperbarui data akun, menghubungi kembali relasi, mengubah materi bisnis, memperbarui kode OTP (One Time Password), hingga menghadapi risiko terputusnya akses layanan penting.

Saat ini, nomor seluler telah berfungsi sebagai identitas digital (digital identifier). Berkembangnya ekonomi digital membuat nomor ponsel menjadi elemen otentikasi serta pemulihan akun yang terhubung langsung dengan berbagai layanan vital, mulai dari sektor keuangan, perdagangan, komunikasi, hingga layanan publik.

Dengan fungsi tersebut, kehilangan nomor ponsel kini membawa konsekuensi yang jauh lebih besar dibandingkan dengan era ketika nomor seluler sekadar berfungsi sebagai sarana telekomunikasi biasa.

(fab/fab) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |