Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Insight Investments, Camar Remoa menilai Langkah Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan 25 Bps menjadi 5,50% pada Selasa (09/06) sudah tepat di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah yang sempat menyentuh Rp 18.200 per Dolar AS.
Di tengah tren suku bunga tinggi saat ini, sejumlah sektor akan cukup diuntungkan seperti perbankan, konsumer seiring dengan terjaganya daya beli serta sektor komoditas utamanya emiten berorientasi ekspor.
Dalam meminimalisir risiko saat kondisi pasar saat ini, Manajer Investasi memperhatikan efek koreksi Harga obligasi sehingga perlu untuk melakukan rebalancing portofolio ke obligasi dengan underlying dengan tingkat suku bunga yang lebih baik.
Selengkapnya simak dialog Andi Shalini dengan Direktur Insight Investments, Camar Remoa dalam Power Lunch, CNBC (Selasa, 09/06/2026)
Add
source on Google

2 hours ago
2

















































