Tukar Uang Rusak di BI Ternyata Bisa Ajukan Online, Cek Syaratnya

4 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia — Uang rupiah yang rusak atau cacat ternyata bisa ditukarkan melalui Bank Indonesia. Caranya bisa dilakukan dengan mudah melalui online, sepanjang memenuhi persyaratan yang telah diatur oleh Bank Indonesia.

Masyarakat yang akan menukarkan uang rupiah rusak dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

• Melakukan pemesanan layanan melalui pintar.bi.go.id.
• Memilih lokasi layanan, tanggal, dan jam penukaran yang tersedia.
• Membawa bukti pemesanan saat datang ke Kantor Bank Indonesia.
• Menyusun uang Rupiah per pecahan dan per tahun emisi.
• Menunggu proses penelitian oleh petugas Bank Indonesia.

Persyaratan Penggantian Uang Rusak

Bank Indonesia akan memberikan penggantian apabila memenuhi ketentuan sebagai berikut:

• Merupakan uang Rupiah asli yang diterbitkan Bank Indonesia.
• Kondisi fisik uang masih tersisa lebih dari dua pertiga (2/3) dari ukuran aslinya.
• Ciri-ciri keaslian uang masih dapat dikenali.
• Uang merupakan satu kesatuan atau dapat dibuktikan berasal dari satu lembar uang yang sama.

Diberitakan sebelumnya Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal melayani penukaran uang rupiah rusak milik seorang warga Kabupaten Batang yang terdampak banjir rob.

Uang tersebut merupakan milik Ibu Ida Murlija, warga Batang, yang mengalami kerusakan akibat rumahnya terendam air rob.

"Total uang yang diajukan untuk ditukarkan diklaim mencapai sekitar Rp1,54 miliar," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tegal Bimala, dalam siaran pers, dikutip Minggu (5/7/2026).

Selanjutnya, petugas BI melakukan penelitian secara menyeluruh terhadap setiap lembar uang untuk memastikan keaslian serta menentukan nilai penggantian sesuai ketentuan yang berlaku.

"Dari hasil penelitian tersebut, uang yang memenuhi persyaratan untuk memperoleh penggantian tercatat sebesar Rp1,51 miliar dan telah diganti dengan uang Rupiah layak edar," kata Bimala.

Bimala menyampaikan bahwa layanan penukaran uang Rupiah rusak merupakan salah satu bentuk pelayanan Bank Indonesia kepada masyarakat yang dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan Kamis melalui pemesanan terlebih dahulu pada aplikasi PINTAR. Bimala menambahkan, tidak seluruh uang rusak dapat langsung diganti.

"Penggantian hanya diberikan untuk uang Rupiah asli dan memenuhi persyaratan, antara lain kondisi fisik uang masih tersisa lebih dari dua pertiga ukuran aslinya, ciri-ciri keasliannya masih dapat dikenali, serta merupakan satu kesatuan atau dapat dibuktikan berasal dari satu lembar uang yang sama," katanya.

BI tidak memberikan penggantian atas uang Rupiah rusak/cacat apabila menurut Bank Indonesia kerusakan Uang Rupiah tersebut diduga dilakukan secara sengaja atau dilakukan secara sengaja.

Bimala menegaskan BI mengimbau masyarakat untuk menyimpan uang Rupiah dan dokumen berharga di tempat yang aman guna meminimalkan risiko kerusakan akibat banjir, kebakaran, maupun bencana lainnya.

Selain itu, jelasnya, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan layanan perbankan sebagai sarana penyimpanan dana yang lebih aman dan terlindungi, serta semakin mengoptimalkan penggunaan instrumen pembayaran non-tunai, seperti transfer bank, uang elektronik, dan QRIS, sebagai alternatif pembayaran yang cepat, mudah, aman, dan andal.

"Layanan penukaran uang Rupiah rusak tersedia secara terbuka, mudah diakses, dan tidak dipungut biaya sepanjang memenuhi persyaratan yang berlaku," katanya.

Melalui layanan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami hak dan tata cara penukaran uang Rupiah rusak serta semakin peduli untuk menjaga dan merawat Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.

(mkh/mkh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |