Terbang 12,98% di Sesi I, Begini Prospek Saham ANTM di 2026

8 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melesat 12,98% atau sebesar 370 ke level 3.220 pada perdagangan sesi 1, hari ini, Senin (15/6). Kenaikan Ini terjadi kesekian kalinya di tengah sentimen positif baik dari dalam, maupun luar negeri. Khususnya terkait harga emas.

Senior Analis Kiwoom Sekuritas, Sukarno Alatas mengungkapkan bahwa ANTM masih memiliki fundamental yang kuat. Hal ini ditopang oleh kinerja segmen emas yang solid, harga emas yang tinggi, serta kontribusi bisnis nikel dan alumina yang terus meningkat.

Dia juga menyebut prospek ANTM positif yang didukung oleh tingginya harga emas global, permintaan emas domestik yang kuat, kenaikan ASP bijih nikel, serta berlanjutnya program hilirisasi mineral.

Segmen emas diperkirakan masih menjadi kontributor utama laba perseroan sepanjang 2026," ungkap dia kepada CNBC Indonesia, Jumat (12/6/2026).

Selain itu, meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, termasuk melalui skema cicilan, berpotensi mendorong permintaan emas fisik. Sebagai produsen dan distributor emas terbesar di Indonesia, ANTM berpotensi memperoleh manfaat dari tren tersebut melalui peningkatan volume penjualan.

"Mengingat segmen emas merupakan kontributor terbesar pendapatan dan laba ANTM, tingginya permintaan serta harga emas yang tetap kuat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja keuangan perseroan. Kondisi ini juga menjadi salah satu katalis utama pergerakan saham ANTM," terang Sukarno.

Semakin tingginya minat pada emas juga tercermin dari kinerja apik ANTAM, yang mencatatkan kinerja terbaik sepanjang sejarah pada 2025. ANTAM mencatat pendapatan sebesar Rp84,64 triliun pada 2025, meningkat 22% dibandingkan tahun sebelumnya.

Perseroan juga mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp7,92 triliun, tumbuh signifikan 106% dibandingkan capaian tahun 2024. Apiknya kinerja ini, juga didukung oleh penjualan emas ANTAM tercatat mencapai Rp66,47 triliun sepanjang 2025 atau meningkat 15% dibandingkan Rp57,56 triliun pada 2024, ditopang oleh permintaan yang tetap kuat.

"Kami rekomendasi Buy untuk ANTM dengan target price (12 bulan) 4.800," ungkap Sukarno.

Walau demikian, Investment Analyst Infovesta Utama, Ekky Topan menuturkan, investor tetap perlu mencermati beberapa risiko dari saham ANTM. Pertama, volatilitas harga emas global. Kedua, harga nikel yang masih bisa memengaruhi kinerja konsolidasi ANTM.

Ketiga, lanjut dia, kebijakan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), royalti, dan regulasi ekspor juga bisa menjadi tantangan bagi ANTM. Keempat, investor perlu memperhatikan kemampuan ANTM dalam menjaga pasokan emas dan margin penjualan Logam Mulia.

"Jadi katalisnya memang positif, tetapi risikonya tetap ada karena ini saham komoditas," terang Ekky.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |