Teknologi di Balik Fitur Deteksi Foto Asli atau Buatan AI di iPhone 18

2 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Apple resmi memperkenalkan sistem baru yang dirancang khusus untuk membedakan foto asli dari hasil buatan AI. Fitur bernama Apple Reference Image ini akan hadir secara eksklusif pada seri iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max. Teknologi ini diklaim mengubah standar dunia fotografi digital dengan memberikan jaminan keaslian yang tidak dapat dipalsukan, sekaligus melindungi identitas pengambil foto, dikutip dari laman resmi Apple, Rabu (16/9/2026).

Saat ini gambar buatan AI makin sulit dibedakan dari foto asli. Banyak pihak mulai kesulitan mempercayai apakah sebuah peristiwa benar-benar terjadi atau hanya dibuat oleh komputer. Apple Reference Image hadir menjawab tantangan tersebut dengan cara yang berbeda dari sistem yang sudah ada selama ini.

Sistem yang dipakai perusahaan lain adalah menempelkan bukti asal-usul foto setelah proses pengambilan selesai. Cara ini rentan dimanipulasi karena data dapat diubah sebelum ditandai. Apple merancang sistemnya berbeda:

  • Saat foto diambil, sensor kamera langsung menandai data gambar secara kriptografis sebelum diolah lebih lanjut. Data tidak dapat diubah oleh sistem operasi atau aplikasi lain.
  • Hasilnya disebut "negatif digital aman" yang berisi seluruh informasi asli dari sensor, ditandai dengan waktu pengambilan yang akurat hingga batas menit.
  • Gambar kemudian diolah di cloud yang sangat terjamin kerahasiaannya, bahkan Apple sendiri tidak dapat melihat isinya.

Dengan cara ini, setiap tahap pembuatan foto dapat diverifikasi tanpa ada celah yang dapat dimanfaatkan untuk memalsukan gambar.

Tiga Jaminan Utama yang Tidak Dimiliki HP Lain

Teknologi ini memberikan tiga jaminan sekaligus yang belum pernah ada sebelumnya di HP lainnya:

  • Terbukti asli karena gambar yang keluar dari sistem ini dapat dibuktikan benar-benar diambil oleh sensor kamera pada waktu yang tertera, bukan hasil rekayasa komputer. Setiap langkah pengolahan dapat diperiksa kebenarannya secara terbuka.
  • Tak bisa dipalsukan karena sistem dirancang tetap aman meskipun perangkat disusupi atau perangkat lunaknya diretas. Jika ditemukan ada yang memalsukan gambar, seluruh hasil dari perangkat tersebut dapat dinonaktifkan secara keseluruhan tanpa membongkar siapa pemiliknya. Tanda tangan yang dipakai juga sudah disiapkan agar tetap aman dari serangan komputer kuantum di masa depan.
  • Identitas tetap tersembunyi karena berbeda dengan sistem lain yang menautkan foto ke nama atau perangkat secara terbuka, sistem Apple tidak mengungkapkan apakah dua foto berasal dari ponsel yang sama. Pengambil foto dapat tetap anonim sekaligus membuktikan bahwa fotonya asli.

Cara Menggunakan Teknologi Deteksi AI

Pengguna cukup mengaktifkan mode Referensi di aplikasi kamera sebelum memotret. Foto yang diambil akan disertai bukti keaslian yang tersemat di dalamnya. Saat foto dilihat di perangkat lain, sistem akan memeriksa keabsahannya secara otomatis. Jika sah, akan muncul tanda bahwa gambar terverifikasi

Fitur ini diharapkan menjadi standar baru bagi berita, dokumentasi peristiwa, maupun bukti kejadian yang memerlukan kepercayaan publik. Hanya tersedia di iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max karena memerlukan perangkat keras sensor khusus yang tidak ada di model sebelumnya.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |