Tak Terduga! Daftar Provinsi Rekor Karhutla Terbanyak di RI Tahun Ini

4 hours ago 5

Gelson Kurniawan,  CNBC Indonesia

23 August 2026 16:00

Jakarta, CNBC Indonesia - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali membara di sejumlah wilayah Kalimantan. Presiden Prabowo Subianto bahkan meninjau langsung lokasi kebakaran yang masih diselimuti asap di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026).

Peninjauan dilakukan setelah rapat koordinasi penanganan karhutla bersama kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Kondisi serius juga terjadi di Kalimantan Selatan. Hingga Jumat (21/8/2026), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendeteksi 53 titik api dengan estimasi luas lahan terbakar mencapai 595 hektare. Kebakaran tersebar di sembilan kabupaten dan kota.

Titik Kebakaran Hutan Google Maps. (Google Maps)Titik Kebakaran Hutan Google Maps. (Google Maps)

Kabupaten Banjar mencatat estimasi lahan terbakar terbesar, yakni 174 hektare. Berikutnya adalah Kabupaten Tanah Laut 107 hektare, Barito Kuala 96 hektare, dan Tapin 85 hektare. Sebanyak 387 personel gabungan serta lima armada udara dikerahkan untuk patroli dan pemadaman.

Lonjakan titik panas sebelumnya juga terdeteksi di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Pada 19 Agustus 2026, ketiga provinsi tersebut mencatat total 518 hotspot berkepercayaan tinggi.

Kalimantan Barat menyumbang 259 titik, Kalimantan Tengah 242 titik, dan Kalimantan Selatan 17 titik.

Secara keseluruhan, lima provinsi di Kalimantan membukukan 135 laporan atau sekitar 29,2% dari total kejadian karhutla nasional dalam basis data tersebut.

Frekuensi karhutla meningkat tajam memasuki pertengahan tahun. Jumlah laporan melonjak dari 39 kejadian pada Juni menjadi 171 kejadian pada Juli. Sementara itu, hingga 18 Agustus sudah terdapat 133 rekaman kejadian.

Artinya, Juli dan paruh pertama Agustus menyumbang hampir dua pertiga dari seluruh laporan karhutla sepanjang tahun berjalan.

Meski demikian, jumlah kejadian tidak bisa disamakan dengan jumlah hotspot ataupun luas lahan terbakar. Satu kebakaran dapat menghasilkan beberapa hotspot, sementara satu laporan kejadian dapat mencakup sejumlah desa atau kecamatan. Hotspot sendiri merupakan indikasi anomali panas yang masih perlu diverifikasi melalui pemeriksaan di lapangan.

-

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(gls/gls)

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |