Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan dominasi energi nasionalnya di tengah perang Washington melawan Iran. Ia menyatakan bahwa AS kini memiliki cadangan energi masif dan tidak lagi bergantung pada pasokan dari kawasan Timur Tengah.
Trump mengklaim kontrol atas sumber daya energi ini didapat setelah militer AS mengambil alih Venezuela dalam waktu singkat. Hal ini disebutnya sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi ekonomi Amerika di kancah internasional.
"Kita tidak lagi membutuhkan minyak mereka atau apapun yang mereka miliki, tetapi kita berada di sana untuk membantu sekutu kita. Harga gas akan turun dengan cepat dan ekonomi kita akan segera menderu kembali seperti belum pernah terjadi sebelumnya," tegas Donald Trump dalam pidatonya di Gedung Putih pada Rabu (2/4/2026) malam.
Terkait eskalasi di Timur Tengah, Trump mengumumkan bahwa Operasi Epic Fury telah melumpuhkan total kekuatan Angkatan Laut dan Angkatan Udara Iran. Ia menyebut sebagian besar pemimpin rezim yang dianggapnya teroris kini telah tewas akibat serangan presisi tersebut.
Militer Amerika Serikat juga dilaporkan telah menghancurkan fasilitas nuklir utama Iran menggunakan pesawat pengebom siluman B-2. Trump memperingatkan bahwa pengawasan satelit dilakukan secara ketat untuk mencegah adanya upaya pembangunan kembali infrastruktur tersebut.
"Kita akan memukul mereka dengan sangat keras selama dua hingga tiga minggu ke depan. Kita akan membawa mereka kembali ke zaman batu, tempat asal mereka," ujar Trump saat menjelaskan kelanjutan fase serangan militernya.
Trump menekankan bahwa target serangan berikutnya adalah seluruh pembangkit listrik di Iran jika kesepakatan diplomatik tidak segera tercapai. Namun, ia sengaja belum menyentuh fasilitas minyak Iran agar negara tersebut masih memiliki peluang kecil untuk bertahan secara ekonomi.
Ia juga membandingkan efisiensi operasi ini yang baru berjalan 32 hari dengan perang-perang besar Amerika terdahulu yang memakan waktu bertahun-tahun. Menurutnya, kecepatan ini membuktikan kecemerlangan dan kekuatan militer Amerika Serikat yang tidak tertandingi.
"Dunia sedang menyaksikan dan mereka tidak bisa mempercayai kekuatan, kekuatan, dan kecemerlangan yang mereka lihat. Amerika Serikat akan menjadi lebih aman, lebih kuat, dan lebih makmur daripada sebelumnya," tutup Trump dalam pernyataan nasionalnya
(tps/luc)
Addsource on Google

4 hours ago
4

















































