RI Impor Emas 2,5 Ton April 2026, Paling Banyak dari Australia-UEA

5 days ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia tercatat mengimpor komoditas emas atau yang tergolong HS7108 seberat 2,50 ton pada April 2026. Total nilainya setara US$ 377,2 juta.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik Pudji Ismartini mengatakan, total impor emas itu paling banyak berasal dari tiga negara, yakni Australia 1,13 ton atau US$ 199,2 juta dengan porsi 52,81% dari total impor emas, Hong Kong 533 kg setara US$ 81,7 juta, dan Uni Emirat Arab (UEA) 240kg dengan nilai US$ 36 juta.

"Jadi import emas atau HS 7108 pada April 2026 ini ada sebanyak 2,50 ton atau sebesar US$ 377,2 juta," tegas Pudji saat konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Impor emas itu, terjadi di tengah terus merosotnya harga emas dalam tiga bulan terakhir. BPS mencatat harga emas di pasar internasional kini sebesar US$ 4.587,21per troy ounce dari sebelumnya per Februari 2026 sebesar US$ 5.019,97 per troy ounce.

"Harga emas pada Mei 2026 tercatat menurun. Penurunan ini memperpanjang tren pelemahan harga emas menjadi tiga bulan berturut-turut," kata Pudji.

Menurut pudji, turun konsistennya harga emas ini juga menjadi penyumbang deflasi di Indonesia, khususnya untuk kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya yang deflasi 0,74% dengan andil 0,05%. Emas perhiasan sendiri deflasi 2,67% pada bulan itu.

"Emas perhiasan mengalami deflasi sebesar 2,67 persen dengan andil deflasi sebesar 0,06 persen. Komoditas ini telah mengalami deflasi 3 bulan berturut-turut, Maret-Mei 2026," ungkap Pudji.

(arj/arj)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |