Jakarta, CNBC Indonesia - Pasukan Rusia mengeklaim telah memperluas wilayah yang mereka kuasai di timur laut Ukraina setelah merebut sebuah desa yang berada di dekat garis perbatasan kedua negara. Klaim tersebut muncul di tengah upaya perdamaian kedua negara yang terus didorong oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Dilansir Reuters, Minggu (25/1/2026), Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan pasukannya telah menyelesaikan pengambilalihan desa Starytsya di wilayah Kharkiv, Ukraina timur laut. Desa itu terletak tidak jauh dari kota Vovchansk, yang berada dekat perbatasan Rusia-Ukraina, lokasi di mana pasukan Rusia melancarkan serangan lintas batas pada Mei 2024.
Menurut Moskow, wilayah tersebut menjadi salah satu fokus operasi militernya dalam beberapa bulan terakhir, dengan tujuan memperluas keuntungan teritorial meskipun menghadapi perlawanan dari pasukan Ukraina.
Namun, pihak Ukraina belum mengonfirmasi klaim tersebut. Staf Umum militer Ukraina dalam laporan terbarunya pada Sabtu malam menyebut bahwa pasukan Rusia telah melancarkan enam serangan di area yang mencakup Starytsya, tetapi tidak menyatakan bahwa desa itu telah jatuh ke tangan Rusia.
Sementara itu, blog militer Ukraina DeepState, yang melacak pergerakan kedua pihak berdasarkan sumber terbuka, tidak menyebut Starytsya dalam laporannya pada Jumat. Meski demikian, blog tersebut menyatakan bahwa pasukan Rusia "terus memberikan tekanan di wilayah Vovchansk."
Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan pasukannya telah melancarkan serangan besar-besaran pada malam hari terhadap sejumlah lokasi drone jarak jauh Ukraina serta fasilitas energi. Moskow tidak merinci skala kerusakan atau lokasi persis target serangan tersebut.
Sejak beberapa bulan terakhir, pasukan Rusia terlibat dalam pergerakan lambat namun konsisten ke arah barat di wilayah Ukraina tenggara, dengan secara rutin mengumumkan penaklukan desa-desa baru hampir setiap pekan.
Sebagian besar kemajuan Rusia tercatat terjadi di wilayah Donetsk, yang menjadi salah satu pusat pertempuran paling intens sejak awal invasi. Namun, Rusia juga meningkatkan tekanan terhadap pertahanan Ukraina di wilayah Kharkiv di timur laut serta di wilayah Zaporizhzhia di selatan, yang sebagian wilayahnya telah berada di bawah pendudukan Rusia.
(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]

10 hours ago
5
















































