Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menawarkan proyek pengembangan LRT Jakarta kepada calon investor. Ada 2 koridor yang ditawarkan, yaitu LRT Jakarta Phase 2A (Kelapa Gading - JIS) sepanjang 8,2 Km dan LRT Jakarta Phase 1C (Manggarai - Dukuh Atas).
Dikutip dari website invest.jakarta.go.id, proyek LRT Jakarta Phase 2A (Kelapa Gading - JIS) akan terkoneksi dengan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Velodrome-Manggarai. Proyek sepanjang 8,2 Km ini akan melewati 6 stasiun yaitu Kelapa Nias, Boulevard Gading, Sunter Timur, Gelanggang Remaja, Sunter Barat, dan Danau Sunter Barat (Jakarta International Stadium).
Menurut perkiraan, harga tiket berkisar antara Rp10.000-15.000 per penumpang dengan jumlah penumpang rata-rata bisa mencapai 66.000 penumpang. Proyek ini memerlukan investasi dengan nilai Rp7,8 triliun dengan investment rate of return 12,3%, weighted average cost of capital 12,3% dan payback period selama 14 tahun.
Bergeser ke LRT Jakarta Phase 1C (Manggarai - Dukuh Atas), proyek ini akan terkoneksi dengan LRT Jakarta rute Manggarai-Velodrome-Kelapa Gading. Proyek sepanjang 2,4 Km ini akan menembus jantung Ibu Kota, yaitu Dukuh Atas.
Dukuh Atas adalah stasiun pusat integrasi dan transit point di Jakarta. Banyak konektivitas di sana seperti layanan antar moda yaitu MRT Jakarta, Kereta Bandara, KRL Commuter Line, LRT Jabodebek, dan TransJakarta. Dukuh Atas juga akan terkoneksi dengan Transport Hub yang dikelola oleh PT MRT Jakarta.
Menurut perkiraan, harga tiket berkisar antara Rp10.000-15.000 per penumpang dengan jumlah penumpang rata-rata bisa mencapai 20.554 penumpang. Proyek ini memerlukan investasi dengan nilai Rp2,9 triliun dengan investment rate of return 12,3%, weighted average cost of capital 12,3% dan payback period selama 17 tahun.
(wur/wur)
Addsource on Google

4 hours ago
5

















































