Masuk Daftar Hitam Pentagon, Begini Nasib Kaki-Tangan Xi Jinping

1 hour ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Pentagon terang-terangan menunjuk beberapa raksasa teknologi China sebagai 'kaki-tangan' militer China. Adapun raksasa teknologi yang dimaksud adalah Alibaba Group Holding, Baidu, dan BYD.

Pentagon mengatakan tiga raksasa tersebut seharusnya ditambahkan ke daftar perusahaan yang membantu militer China, dikutip dari Reuters, Jumat (28/11/2025), berdasarkan laporan Bloomberg News.

Wakil Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Stephen Feinberg memberi tahu anggota parlemen tentang kesimpulan tersebut dalam sebuah surat tertangal 7 Oktober 2025 atau tiga minggu sebelum Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping menyetujui 'gencatan senjata' perdagangan yang luas, menurut laporan tersebut.

Belum jelas apakah saat ini Alibaba, Baidu, dan BYD sudah dimasukkan ke daftar '1260H' Pentagon atau tidak. Daftar 1260H berisi perusahaan-perusahaan China yang dinilai berafiliasi dengan militer, tetapi beroperasi di AS.

Perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut tidak serta-merta diblokir di AS. Namun, perusahaan-perusahaan itu akan memiliki reputasi buruk.

Pasalnya, daftar itu berlaku sebagai peringatan bagi perusahaan-perusahaan AS terkait risiko jika menjalin kemitraan dengan perusahaan-perusahaan China yang masuk daftar 1260H.

Bukan cuma Alibaba, Baidu, dan BYD, ada lima perusahaan lain yang juga disimpulkan layak masuk daftar 1250H. Masing-masing adalah Eoptolink Technology, Hua Hong Semiconductor, RoboSense Technology, WuXi AppTec, dan Zhongji Innolight.

Juru bicara Alibaba mengatakan kepada Reuters dalam sebuah pernyataan via email bahwa tak ada dasar yang bisa menyimpulkan bahwa Alibaba harus masuk ke daftar 1260H.

Kendati demikian, Alibaba menegaskan bahwa "berada dalam daftar 1260H tidak akan berdampak pada kemampuan kami menjalankan bisnis di AS atau negara lain di seluruh dunia". Pasalnya, Alibaba tidak memiliki bisnis yang berhubungan dengan pengadaan militer AS.

Pentagon, Baidu, dan BYD, tidak segera merespons permintaan komentar dari Reuters.

Daftar 1260H setiap tahunnya diperbarui. Per Januari 2025, ada 134 perusahaan China yang masuk 'daftar hitam' tersebut, termasuk Tencent Holdings dan produsen baterai CATL.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |