Korban Tewas Gempa Besar di Myanmar Bertambah Jadi 1.002 Orang

5 days ago 8

Jakarta, CNBC Indonesia - Korban jiwa akibat guncangan gempa berkekuatan M7,7 di Myanmar terus bertambah secara signifikan. Bahkan ada kekhawatiran, gempa yang juga menimbulkan kerusakan di Bangkok, dan dirasakan sampai China ini, bisa menelan korban jiwa 10.000 lebih.

Pada Sabtu (29/3/2025) siang pukul 12.03 Junta militer melaporkan, jumlah orang meninggal bertambah menjadi 1.002 orang. Sedangkan jumlah korban luka di Myanmar melonjak menjadi 2.376 orang, dilansir dari AFP dan BBC.

Padahal tidak sampai setengah jam sebelumnya atau pada 11.35 jumlah korban tewas di 694 orang dan 1.670 orang luka-luka.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang berada pada kedalaman 10 km (6,2 mil) itu terjadi pada Jumat, 28 Maret sekitar pukul 13:00 waktu setempat itu. Pusat gempa berada sekitar 17 km dari kota Mandalay di Myanmar, yang berpenduduk sekitar 1,5 juta jiwa.

Gempa susulan berkekuatan magnitudo 6,4 tercatat 12 menit kemudian di lokasi terdekat berjarak sekitar 60 kilometer dan beberapa gempa yang lebih sedang muncul setelahnya.

Gempa juga dirasakan hingga ke wilayah tengah dan utara Thailand, termasuk Bangkok hingga terasa Provinsi Yunnan barat daya China, yang berbatasan dengan Myanmar.

Gempa tersebut merupakan gempa kembar atau doublet earthquake, yakni dua peristiwa gempa bumi yang memiliki magnitudo hampir sama, terjadi dalam waktu dan lokasi pusat gempa yang relatif berdekatan.


(dce)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Korban Tewas Gempa Myanmar Terus Naik, Lebih Dari 1.000 Orang

Next Article Perang Saudara Tetangga RI Menggila, Jenderal Militer & Bandara Dibom

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |