Internet Putus, Ternyata Sumbernya di Dasar Laut di Ujung RI

4 hours ago 10

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Komunikasi dan Digital melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (Bakti) melakukan penambahan kapasitas bandwidth untuk Satelit Republik Indonesia (Satria-1). Hal ini dilakukan sebagai langkah mitigasi saat proses restorasi kabel laut Palapa Ring tengah segmen Tahuna-Melonguane dilakukan.

Kapasitas yang ditambahkan mencapai 50-150 Mbps pada 154 titik akses layanan. Selain itu koordinasi juga dilakukan dengan operator seluler memastikan konektivitas tetap terjaga di sejumlah titik layanan publik dan objek vital.

Direktur Pengendalian Infrastruktur Digital Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi, Indra Maulana mengatakan pemerintah mempriotaskan keberlangsungan layanan untuk layanan sambil mengawal proses restorasi.

"Seluruh manuver operasional serta penggunaan peralatan bawah laut harus dilakukan secara sangat terukur. Kami harus berhati-hati untuk menjaga keamanan serta keandalan infrastruktur telekomunikasi eksisting di sekitar area kerja," ujar Indra dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (4/6/2026).

Sementara itu Plt. Direktur Infrastruktur Bakti Darien Aldiano mengatakan seluruh tim bekerja maksimal untuk mempercepat proses pemulihan jaringan. Ini dilakukan di tengah tantangan cuaca dan karakteristik dasar laut yang ekstrem.

"Kami memohon maaf atas penyesuaian jadwal ini. Walau menghadapi tantangan cuaca dan karakteristik dasar laut yang ekstrem, seluruh tim teknis tetap berupaya maksimal. Pekerjaan terus dilaksanakan dengan mengedepankan aspek keselamatan dan keandalan jaringan agar layanan kembali normal secepatnya," kata Darien.

Pekerjaan ini mengalami sejumlah tantangan. Seperti kondisi cuaca laut yang dinamis serta pekerjaan berada di dekat koridor kabel laut aktif segmen Ondong Siau-Tahuna membuat prosesnya harus dilakukan dengan tingkat yang presisi tinggi.

Selain itu, tim teknis menghadapi kondisi dasar laut dengan dominasi batuan dan kontur curam. Kondisi itu membuat proses identifikasi dan penanganan kabel butuh kehati-hatian lebih dalam menjaga keselamatan pekerjaan serta memastikan kualitas hasil restorasi.

Dengan kondisi tersebut, target penyelesaian pekerjaan dan jadwal yang direncanakan selama 28 Mei hingga 2 Juni 2026 menjadi hingga 6 Juni 2026.

Pihak Komdigi akan terus mengawal proses restorasi hingga tuntas. Termasuk juga memastikan masyarakat Sangihe dan Sitaro mendapatkan akses komunikasi dan layanan digital yang andal.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |