Jakarta, CNBC Indonesia - Investor kripto Ben Delo pada Jumat (11/9/2026) menjanjikan donasi sebesar 36 juta poundsterling atau sekitar Rp858,6 miliar kepada partai populis Inggris, Reform UK. Dana tersebut akan digunakan untuk membantu partai itu memenangkan pemilu.
Mengutip Reuters, Ben merupakan salah satu pendiri platform perdagangan kripto BitMEX. Ia sebelumnya dihukum di Amerika Serikat karena melanggar Undang-Undang Kerahasiaan Bank, namun kemudian mendapat pengampunan dari Presiden Donald Trump.
Ben mengatakan donasi tersebut diberikan untuk memastikan Reform UK memiliki "pertarungan yang adil" dengan dua partai utama Inggris, yakni Partai Buruh yang kini berkuasa dan Partai Konservatif sebagai oposisi.
Reform UK, yang dipimpin tokoh veteran kampanye Brexit Nigel Farage, sebelumnya unggul jauh dalam jajak pendapat selama lebih dari setahun. Namun, dukungannya mulai menurun setelah partai tersebut menghadapi sejumlah tuduhan terkait sumbangan politik.
Pemilu Inggris berikutnya dijadwalkan digelar pada pertengahan 2029.
Dalam tulisan opini di surat kabar Telegraph, Ben mengatakan Reform UK perlu mengurangi waktu untuk menggalang dana dan lebih fokus mempersiapkan diri untuk memerintah.
"Reform UK membuat rencana serius untuk pemerintahan, yang mana lebih dari apa yang dilakukan Partai Buruh sebelum mereka menang pada 2024. Butuh waktu untuk mengembangkan kebijakan yang matang dan menyusun undang-undang, serta butuh uang sungguhan," ujarnya.
Ben tidak secara langsung menyinggung investigasi rahasia yang dilakukan awal bulan ini. Investigasi tersebut memunculkan tuduhan bahwa dua ajudan senior Nigel Farage melanggar hukum pemilu dengan mengatur agar donatur asing membayar jajak pendapat politik.
Farage kemudian menskors kedua ajudannya. Ia menyambut baik donasi besar dari Ben.
"Saya merasa terhormat dan rendah hati karena Ben telah menunjukkan kepercayaan yang begitu besar pada Reform UK. Ben tahu bahwa kami adalah satu-satunya partai yang dapat membalikkan keadaan negara dan membalikkan kemunduran Inggris," kata Farage.
Ben sebelumnya telah memberikan donasi sebesar 8 juta poundsterling atau sekitar Rp190,8 miliar kepada Reform UK.
Donasi terbarunya sebesar 36 juta poundsterling atau Rp858,6 miliar itu juga memecahkan rekor sumbangan politik Inggris. Nilainya jauh lebih besar dari donasi 10 juta poundsterling atau sekitar Rp238,5 miliar yang diberikan pengusaha John Sainsbury kepada Partai Konservatif pada 2022.
Dalam artikelnya, Ben mengatakan dirinya memahami bagaimana rasanya menjadi perusahaan rintisan yang berada di bawah pengawasan ketat. Karena itu, ia ingin mendukung penuh partai yang menurutnya berpotensi memenangkan pemilu dan memerintah Inggris.
"Saat ini butuh muka tebal untuk mendukung Reform UK secara finansial. Apakah mengherankan jika para pebisnis sukses yang memiliki andil dalam masyarakat arus utama dan peduli pada reputasi mereka sendiri malu menulis cek untuk Reform UK?" pungkasnya.
(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]

1 hour ago
2

















































