7 Makanan Ini Bisa Berbahaya untuk Ginjal

15 hours ago 4
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Ginjal memegang peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Organ ini bertugas menyaring darah, membuang sisa metabolisme, serta mengatur keseimbangan cairan dan mineral. Jika ginjal bekerja terlalu keras, racun dapat menumpuk dan memicu berbagai gangguan kesehatan yang serius.

Karena itu, menjaga fungsi ginjal tidak cukup hanya mengandalkan konsumsi air putih. Pola makan juga menjadi faktor kunci. Asupan yang tepat bisa membantu mengurangi beban kerja ginjal, sementara pilihan makanan yang kurang tepat justru berpotensi mempercepat penurunan fungsi ginjal, terutama pada mereka yang sudah memiliki masalah ginjal.

Meski buah dan sayuran kerap dianggap selalu menyehatkan, nyatanya tidak semuanya aman bagi ginjal. Ada beberapa jenis yang mengandung mineral tertentu dalam jumlah tinggi sehingga membuat ginjal harus bekerja lebih ekstra. Berikut tujuh makanan yang sebaiknya dibatasi karena dapat membebani ginjal, khususnya bagi penderita penyakit ginjal:

1. Alpukat

Alpukat dikenal kaya nutrisi, mulai dari lemak sehat untuk jantung, serat, hingga antioksidan.

Namun di balik manfaatnya, alpukat termasuk makanan dengan kandungan kalium tinggi. Pada penderita penyakit ginjal, terutama yang sudah kronis, kelebihan kalium sulit dibuang oleh ginjal dan dapat berdampak buruk bagi tubuh.

2. Pisang

Pisang juga identik dengan kandungan kalium yang tinggi. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 422 mg kalium, meskipun kadar natriumnya rendah.

Sebagai alternatif, buah tropis seperti nanas bisa dipilih karena kandungan kaliumnya lebih rendah dibandingkan pisang dan relatif lebih aman untuk ginjal.

3. Jeruk

Jeruk memang populer karena vitamin C-nya, tetapi buah ini juga mengandung cukup banyak kalium.

Satu jeruk besar mengandung sekitar 333 mg kalium, sementara satu gelas jus jeruk bisa mencapai 458 mg. Karena itu, jeruk dan jusnya sebaiknya dibatasi dalam pola makan penderita gangguan ginjal.

4. Kentang dan ubi

Kentang dan ubi jalar termasuk sayuran tinggi kalium.

Kentang ukuran sedang mengandung sekitar 610 mg kalium, sedangkan ubi jalar panggang ukuran sedang mengandung sekitar 542 mg. Kabar baiknya, kadar kalium bisa dikurangi dengan cara perendaman atau perebusan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa merebus kentang, terutama dimulai dengan air dingin, dapat menurunkan kandungan kalium secara signifikan. Merendam kentang selama 5-10 menit bahkan dapat mengurangi kalium hingga 20 persen, metode yang dikenal sebagai pelindian kalium.

5. Tomat

Tomat juga termasuk buah dengan kandungan kalium tinggi sehingga kurang disarankan bagi penderita gangguan ginjal.

Sebagai pengganti, paprika bisa digunakan dalam masakan karena rasanya tetap lezat namun kandungan kaliumnya lebih rendah per porsi.

6. Kurma dan kismis

Buah kering seperti kurma dan kismis memiliki nutrisi yang sangat terkonsentrasi, termasuk kalium.

Empat buah kurma saja mengandung sekitar 668 mg kalium. Karena kandungannya tinggi, buah kering sebaiknya dihindari atau dibatasi oleh penderita penyakit ginjal.

7. Bayam dan sayuran hijau

Bayam dan sayuran berdaun hijau lainnya kaya akan vitamin dan mineral, termasuk kalium.

Dalam kondisi mentah, kandungan kalium bayam berkisar 136-290 mg per cangkir. Saat dimasak, bayam akan menyusut, sehingga jumlah kalium per porsi justru menjadi lebih tinggi.

Selain itu, bayam juga mengandung oksalat. Pada orang yang sensitif, oksalat dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal. Batu ginjal dapat merusak jaringan ginjal dan menurunkan fungsinya jika tidak ditangani dengan baik.

(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |