Yaman Resmi Ikut Perang, Houthi Serang Israel-AS Siapkan Operasi Darat

7 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia — Konflik Timur Tengah kian memanas setelah kelompok Houthi di Yaman resmi ikut dalam perang Iran dengan melancarkan serangan langsung ke Israel. Langkah ini menandai eskalasi baru yang memperluas cakupan konflik di kawasan.

Melansir Reuters, kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran pada Sabtu (28/3/2026), meluncurkan serangan pertama ke Israel sejak perang pecah. Serangan ini bahkan berlanjut, dengan juru bicara militer Houthi, Yahya Saree menyebut pihaknya telah melakukan serangan kedua dan "akan ada serangan berikutnya".

Masuknya Houthi membuka front baru konflik sekaligus meningkatkan risiko terhadap jalur pelayaran global, terutama di Laut Merah dan Selat Bab el-Mandeb, titik krusial menuju Terusan Suez.

Di saat bersamaan, Amerika Serikat meningkatkan kehadiran militernya di kawasan. Washington telah mengirim ribuan marinir, dengan gelombang pertama tiba menggunakan kapal serbu amfibi.

Laporan The Washington Post juga menyebut Pentagon tengah menyiapkan kemungkinan operasi darat selama beberapa pekan di Iran, yang dapat melibatkan pasukan khusus hingga infanteri konvensional. Namun, keputusan akhir masih bergantung pada persetujuan Presiden Donald Trump.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio mengatakan, Washington sebenarnya bisa mencapai tujuannya tanpa operasi darat, tetapi pengerahan pasukan dilakukan agar Trump memiliki fleksibilitas maksimal dalam menentukan strategi.

Di sisi lain, konflik terus meluas. Israel dilaporkan menyerang fasilitas produksi senjata di Teheran, serta target di Lebanon yang menewaskan jurnalis dan tentara. Bahkan, serangan lanjutan juga menghantam tim penyelamat yang datang membantu korban.

Iran membalas dengan serangan ke Israel dan sejumlah wilayah Teluk. Serangan drone juga dilaporkan terjadi di Irak, termasuk di dekat kediaman tokoh penting Kurdi.

Perang yang dimulai sejak 28 Februari melalui serangan AS dan Israel ke Iran kini telah menewaskan ribuan orang dan mengguncang ekonomi global akibat gangguan besar pada pasokan energi.

Gangguan tersebut terutama dipicu oleh terganggunya Selat Hormuz, jalur vital bagi sekitar seperlima pasokan minyak dan gas dunia. Ancaman kini bertambah dengan potensi gangguan di Bab el-Mandeb jika Houthi memperluas serangannya.

Di tengah eskalasi, upaya diplomasi mulai dilakukan. Pakistan dijadwalkan menjadi tuan rumah pertemuan dengan menteri luar negeri Arab Saudi, Turki, dan Mesir guna meredakan ketegangan regional.

Namun, situasi masih jauh dari mereda. Iran menegaskan akan membalas dengan keras jika infrastruktur atau pusat ekonominya menjadi sasaran.

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |