Video: Impor Bahan Baku Meroket Tapi Pengusaha Tak Bisa Naikkan Harga

1 week ago 28

Jakarta, CNBC Indonesia- Pelemahan nilai tukar Rupiah yang sudah menembus Rp 17.700 per Dolar AS turut meningkatkan kekhawatiran pelaku usaha. Wakil Sekretaris Umum APINDO, Anggana Bunawan menyebutkan tren penurunan Rupiah yang sudah berlangsung beberapa bulan telah memberi dampak ke industri yang membutuhkan bahan baku dan bahan penolong impor.

Dimana kenaikan biaya produksi akibat kondisi ini bisa berdampak pada kenaikan harga jual ke konsumen hingga bisa menekan daya beli. Meski saat ini pelaku usaha masih berupaya "wait and see" dan menahan kenaikan harga.

Di sisi lain, sektor yang berorientasi ekspor hingga segmen 'waste to energy" justru makin bergeliat. Dalam jangka menengah ekspektasi pelaku usaha sedikit kurang percaya diri sehingga untuk ekspansi dan perekrutan tenaga kerja masih akan melihat perkembangan jangka pendek.

Menghadapi kondisi ini, pengusaha mengharapkan kemudahan izin dan keamanan pasokan bahan baku seperti gula dan garam impor untuk menjaga keberlanjutan dunia usaha.

Lalu Seperti apa dampak pelemahan Rupiah ke dunia usaha? Selengkapnya simak dialog Serliana Salsabila dengan Wakil Sekretaris Umum APINDO, Anggana Bunawan dalam Profit, CNBC Indonesia (Selasa, 19/05/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |