Video: Gak Cuma Efek Perang, Rupiah Anjlok Juga Terkait Kredibilitas

1 week ago 16

Jakarta, CNBC Indonesia- Tekanan dari eksternal maupun sentimen dari dalam negeri masih menjadi penekan pergerakan IHSG yang pada perdagangan Senin (18/05) sempat anjlok lebih dari 4% ke level 6.400-an dan Rupiah menyentuh level terlemah sepanjang masa di Rp 17.660 per Dolar AS.

Dari dalam negeri, Direktur Kolaborasi Internasional INDEF, Imaduddin Abdullah menyebutkan dampak keputusan MSCI terhadap persepsi investor global pada pasar keuangan RI sudah sangat serius. Dimana sejak Januari 2026, IHSG Anjlok signifikan usai rilis MSCI yang menggerus kepercayaan pasar terhadap transparansi pasar saham RI.

Oleh karena itu diperlukan agenda transformasi dan reformasi bursa yang serius utamanya terkait transparansi saham.

Sementara terkait Rupiah, tekanan ini dinilai Imaduddin tidak lepas dari dampak perang Timur Tengah yang diperparah oleh kebijakan The Fed. Namun depresiasi Rupiah ini dibanding negara ASEAN seperti Malaysia dan Singapura cukup dalam dimana persoalan kredibilitas kebijakan fiskal dan moneter RI dinilai masih kalah.

Selengkapnya simak dialog Shafinaz Nachiar dan Serliana Salsabila dengan Direktur Kolaborasi Internasional INDEF, Imaduddin Abdullah dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Senin, 18/05/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |