Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah bank umum syariah (BUS) besar di RI akan segera bertambah. Antara lain, unit usaha syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) yang sudah selangkah lagi merampungkan proses spin off.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae mengungkapkan bahwa UUS CIMB Niaga telah meraih persetujuan izin prinsip dalam proses spin off pada awal bulan ini. Ia mengatakan pihaknya menilai UUS milik bank swasta terbesar kedua RI itu telah dapat memenuhi berbagai persyaratan administratif dalam rangka pelaksanaan spin off.
"Selanjutnya, saat ini bank dalam proses melanjutkan berbagai persiapan pelaksanaan spin off tersebut dalam rangka memperoleh persetujuan izin operasional dan diharapkan seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai target waktu yang ditetapkan," ujar Dian kepada CNBC Indonesia, Selasa (20/1/2026).
Adapun proses spin-off UUS CIMB Niaga hendak spin off menjadi BUS dengan nama PT Bank CIMB Niaga Syariah. Realisasi spin off dijadwalkan efektif paling lambat 60 hari kerja setelah diterbitkannya izin usaha Bank CIMB Niaga Syariah oleh OJK, dengan target implementasi pada tanggal 4 Mei 2026.
"Bank berkoordinasi sangat intensif dengan OJK dan Bank Indonesia terkait proses tersebut dan sampai saat ini prosesnya masih sesuai dengan timeline yang telah ditetapkan," ungkap Dian.
Di samping itu, Dian mengatakan belum ada UUS dari bank konvensional yang lain yang mengajukan rencana spin off secara resmi kepada OJK. Tetapi, ia mengatakan beberapa UUS sudah berdiskusi terkait spin off dengan OJK untuk persiapan internal.
Sekadar informasi, data Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mencatat pangsa pasar perbankan syariah masih mini di angka 7,6% atau sebesar Rp1.028,18 triliun per Oktober 2025. KNEKS menyoroti pertumbuhan market share perbankan syariah kumulatif hanya sekitar 2,5% dalam 10 tahun terakhir.
(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]

15 hours ago
4
















































