Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Vietnam mengatakan bahwa mereka akan mengizinkan SpaceX untuk meluncurkan layanan internet satelit Starlink dalam masa uji coba di negaranya.
Menurut pemerintah Vietnam, tidak ada batasan kepemilikan asing atas layanan ini dan periode uji coba akan berlangsung hingga akhir 2030.
Negara tetangga Indonesia itu, akan mengizinkan perusahaan AS untuk meluncurkan layanan internet yang dipandang oleh beberapa analis sebagai salah satu langkah untuk menghindari tarif baru dari AS.
Pernyataan tersebut mengatakan bahwa perusahaan diizinkan untuk menyediakan paket layanan tetap dan seluler di seluruh Vietnam, termasuk layanan dalam penerbangan, demikian dikutip dari Reuters, Kamis (27/3/2025).
Keputusan pemerintah membatasi jumlah pelanggan di angka 600.000 untuk masa uji coba, menurut pernyataan tersebut.
Belum jelas apakah SpaceX telah mengajukan izin untuk meluncurkan layanannya di Vietnam.
Sikap Vietnam terhadap layanan internet milik Elon Musk itu berubah. Sebelumnya, upaya SpaceX yang menaungi Starlink untuk masuk ke Vietnam terhenti pada akhir 2023.
Kala itu, Vietnam menolak mencabut larangan kontrol asing atas penyedia internet satelit. Hal ini menghambat masuknya Starlink ke negara tetangga RI yang memiliki 100 juta penduduk.
Pemerintah Vietnam berencana mengadopsi aturan baru yang memungkinkan Starlink menyediakan layanan internet di negaranya, sembari mempertahankan kepemilikan penuh atas operasionalnya.
Perubahan tiba-tiba ini bisa dilihat sebagai 'jalan damai' yang menguntungkan SpaceX di tengah kegelisahan terkait ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump.
Musk sendiri merupakan orang dekat Trump yang mendanai kampanye Presiden AS ke-47 tersebut dan kini memimpin Lembaga Efisiensi Pemerintah (DOGE) AS.
"Perubahan ini menunjukkan Vietnam bisa memainkan diplomasi transaksional jika pemerintahan Trump menginginkan hal tersebut," kata sumber dalam kepada Reuters.
(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: "Terancam" Starlink Elon Musk, Bisnis Satelit Lokal Bisa Lawan?
Next Article Rawan Monopoli, Starlink Tak Boleh Dipakai di Kota