Tetangga RI Darurat Hiu, 4 Orang Diterkam dalam 48 Jam Terakhir

5 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Rentetan serangan hiu melanda pesisir New South Wales (NSW), Australia, dalam beberapa hari terakhir. Seorang peselancar berusia 39 tahun menjadi korban terbaru setelah digigit hiu di lepas pantai Taman Nasional Limeburners Creek pada Selasa pagi waktu setempat.

Menurut otoritas kesehatan setempat, pria tersebut sedang berselancar di dekat perkemahan Point Plomer, sekitar 20 km utara Port Macquarie, ketika seekor hiu menyambar papan seluncurnya. Beruntung, korban berhasil selamat dan hanya mengalami luka ringan berupa goresan di dada dan kaki.

"Jika ada yang berencana pergi ke laut pagi ini, di mana pun sepanjang pantai utara, pikirkan kembali. Kualitas air saat ini sangat buruk dan sangat kondusif bagi aktivitas hiu banteng (bull shark)," ujar Steven Pearce, CEO Surf Life Saving NSW, dikutip dari ABC.

Menyusul insiden tersebut, Layanan Penjaga Pantai Australia di Port Macquarie segera menutup seluruh pantai mulai dari Town Beach hingga Crescent Head. Tim pengawas menggunakan drone dan jet ski juga telah dikerahkan untuk memantau keberadaan predator tersebut di area sekitar.

Insiden ini menandai serangan hiu keempat yang terjadi di wilayah tersebut hanya dalam kurun waktu 48 jam. Meningkatnya intensitas serangan ini diduga kuat berkaitan dengan kondisi lingkungan yang ekstrem.

Selain peselancar tersebut, seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun dilaporkan masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat gigitan hiu di dekat Nielsen Park, Sydney, pada hari Minggu lalu. Polisi dan otoritas keamanan NSW kini mendesak masyarakat untuk sepenuhnya menghindari aktivitas di air, terutama karena kualitas air yang keruh setelah hujan lebat memicu peningkatan aktivitas hiu banteng di sekitar pesisir dan muara.

Masyarakat juga diperingatkan untuk tetap waspada dengan berenang secara berkelompok serta menghindari waktu-waktu rawan seperti fajar dan senja demi meminimalisir risiko pertemuan dengan predator.

Para ahli menjelaskan bahwa hiu banteng merupakan pemburu oportunistik yang sangat toleran terhadap air payau bahkan air tawar. Menurut Jodie Rummer, Profesor Biologi Kelautan di James Cook University, hiu-hiu ini cenderung bergerak menuju muara sungai dan perairan pantai yang keruh setelah hujan deras untuk mencari mangsa.

Kekhawatiran publik semakin meningkat menyusul laporan ancaman predator lain di wilayah berbeda. Di Queensland, seorang pria berusia 20-an dilarikan ke rumah sakit setelah digigit buaya di sebuah sungai di Victoria Plantation. Sementara itu, di Tasmania, kepolisian setempat juga melaporkan penampakan dua ekor hiu sepanjang dua meter yang terlihat sangat dekat dengan area publik di Pantai Kennedia.

Hingga saat ini, pemerintah setempat masih terus memantau situasi dan melakukan patroli intensif di sepanjang garis pantai Australia.

(tps/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |