Jakarta, CNBC Indonesia - Samsung dikabarkan bakal meraup pendapatan besar dari perangkat lipat pertama Apple, iPhone Duo. Samsung Display disebut mengamankan kontrak eksklusif selama tiga tahun untuk memasok panel OLED lipat bagi iPhone Duo dan model iPhone lipat berikutnya.
Informasi tersebut berasal dari unggahan pembocor rantai pasok Instant Digital di Weibo. Apple sendiri belum mengonfirmasi angka atau kesepakatan tersebut.
Menurut OLED-Info, Apple diperkirakan memesan sekitar 3 juta panel layar untuk iPhone Duo pada 2026. Nilai panel layar bagian dalam perangkat tersebut disebut mencapai US$250 atau sekitar Rp4,4 juta per unit.
Harga itu hanya untuk layar utama yang dapat dilipat. Berdasarkan laporan Tweaktown dan Wccftech yang mengutip Instant Digital, Apple juga disebut membayar sekitar US$80 untuk panel penutup bagian luar.
Dengan demikian, total biaya komponen layar iPhone Duo diperkirakan mencapai sekitar US$330 per unit atau sekitar Rp5,8 juta, sebelum biaya perakitan.
Biaya panel layar bagian dalam tersebut juga jauh lebih mahal dibandingkan panel OLED pada iPhone 18 Pro Max. Berdasarkan laporan VnExpress, Apple diperkirakan mengeluarkan sekitar US$70 untuk panel OLED perangkat tersebut.
Jika harga jual iPhone Duo yang dilaporkan mencapai US$1.999, panel layar bagian dalam senilai US$250 menyumbang sekitar 12,5% dari harga jual perangkat.
Tingginya biaya panel tersebut berkaitan dengan kompleksitas layar yang dapat dilipat. MacRumors dan Times of India melaporkan iPhone Duo akan menjadi perangkat pertama yang menggunakan material OLED M16 milik Samsung.
Material generasi baru tersebut diklaim dapat meningkatkan tingkat kecerahan, akurasi warna, daya tahan, serta efisiensi daya dibandingkan material OLED sebelumnya.
Kesepakatan tersebut juga menciptakan situasi unik bagi Samsung. Divisi display Samsung mendapatkan pembayaran dari setiap panel yang digunakan Apple, sementara divisi smartphone Samsung tetap bersaing langsung dengan iPhone Duo melalui lini Galaxy Z Fold.
Samsung Display disebut menjadi satu-satunya pemasok yang memenuhi kebutuhan Apple untuk panel tersebut. Sementara itu, LG Display dan BOE dilaporkan belum mampu memenuhi persyaratan Apple terkait tingkat kecerahan, daya tahan, maupun kapasitas produksi.
Kontrak eksklusif selama tiga tahun ini membuat pendapatan Samsung Display dari Apple berpotensi mengikuti jumlah produksi dan penjualan iPhone lipat tersebut.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]

5 hours ago
3

















































