Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa peruusahaan asal Qatar, Barzan Holdings secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama Strategis dengan Republikorp, mitra strategis industri pertahanan Republik Indonesia.
Keduanya akan membentuk perusahaan khusus Joint Venture (JV) untuk memimpin operasional di Indonesia, yang menandai langkah transformatif dalam hubungan pertahanan antara Qatar dan Indonesia dengan nilai US$2,3 miliar atau setara Rp42,27 triliun.
Kerangka kerja sama komprehensif ini dirancang untuk melakukan overhaul serta peningkatan pada sistem-sistem kritikal di ranah kemaritiman (naval) dan ranah darat (land). Joint Venture yang baru dibentuk akan mendorong program modernisasi terintegrasi skala besar untuk meningkatkan operational readiness dan system interoperability Tentara Nasional Indonesia (TNI), dengan dukungan langsung dari Pemerintah Qatar.
Pada kemaritiman, integrasi sistem misi tingkat lanjut serta solusi digital generasi berikutnya untuk memperkuat keandalan dan kesiapan armada maritim Indonesia. Sementara itu, pada ranah darat, kemitraan ini berfokus pada integrasi dan peningkatan subsistem esensial, mulai dari sistem persenjataan presisi hingga amunisi dan platform pendukung.
"Signifikansi kemitraan ini jauh melampaui akuisisi perangkat keras, ini merupakan bukti menguatnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar. Pembiayaan yang kuat dari Barzan serta suplai sistem-sistem berteknologi tinggi ini menjadi faktor fundamental untuk mempercepat technological roadmap kami," ujar Norman Joesoef, Founder Republikorp, seperti dikutip Kamis (22/1/2026).
Kolaborasi ini memungkinkan pihaknya untuk melakukan leapfrog menuju era kapabilitas baru, secara langsung memperkuat keunggulan teknologi TNI, sekaligus memastikan angkatan bersenjata kami dibekali perangkat paling maju dan interoperable yang dibutuhkan untuk menjaga kedaulatan di lanskap global yang kompleks.
(ayh/ayh)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
1

















































