Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan, anggaran gaji para pegawai maupun manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang ditanggung APBN selama 2 tahun tidak akan membuat defisit fiskal membengkak.
Ia mengatakan, dengan demikian kebutuhan anggaran gaji itu tidak akan berasal dari tambahan utang negara, melainkan berasal dari sisa anggaran pembangunan Kopdes Merah Putih yang belum terpakai penuh dalam satu tahun anggaran.
"Kita akhirnya harus bayar selama dua tahun ke depan ya, itu kan sebagian dari dana kopdesnya yang belum terpakai, semua masukin ke situ dulu. Jadi enggak ada tambahan baru ke dana baru, ke APBN enggak ada tambahan defisit baru. Karena sudah dialokasikan di situ, tinggal dirapihin sedikit," kata Purbaya di kantornya, Jakarta, Senin (11/5/2026).
Purbaya mengatakan, total anggaran pembangunan Kopdes Merah Putih memang terbilang besar, sehingga masih ada ruang untuk dimanfaatkan sebagai anggaran penggajian pegawai maupun manajer kopdes yang jumlahnya sekitar 30.000 orang.
Namun, ia belum bisa mengungkapkan total kebutuhan anggaran tahunannya untuk kebutuhan penggajian.
"Kan cicilannya saja kan Rp 40 triliun, cicilannya belum dipakai semua kan, dari situ mungkin dipakai, dari APBN di situ," papar Purbaya.
(wur)
Addsource on Google

2 hours ago
2

















































