Purbaya: Anggaran Rekening Massal Belum Dihitung, Tak Sampai Rp11 T

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggaran program pembukaan rekening bank secara massal untuk masyarakat telah ditetapkan sebesar Rp 11 triliun.

Menurutnya, angka tersebut masih merupakan perhitungan kasar dan pemerintah belum menetapkan kebutuhan anggaran maupun jumlah penerima secara final.

"Belum Rp 11 triliun. Ini anggarannya masih belum dihitung. Kan yang udah punya mungkin juga nggak dibukain," kata Purbaya saat ditemui di kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (10/9/2026).

Sebelumnya, pemerintah menyampaikan rencana pemberian rekening bank kepada masyarakat sebagai bagian dari perluasan inklusi keuangan. Program tersebut diarahkan agar masyarakat memiliki rekening yang terhubung dengan data kependudukan.

Namun, Purbaya menegaskan mekanisme pelaksanaan program tersebut masih dalam pembahasan, termasuk apakah masyarakat yang sudah memiliki rekening akan kembali dibuatkan rekening baru.

"Nggak tahu kita lihat seperti apa. Nanti kita lihat. Saya belum tahu detailnya. Yang dibuka siapa? Danantara? BSI hanya di Aceh. Di luar Aceh, BRI semua. Jadi, saya belum tahu detailnya. Nanti kita lihat detailnya seperti apa," ujarnya.

Purbaya memastikan pemerintah memang memiliki ruang anggaran untuk mendukung program tersebut. Namun, ia memperkirakan kebutuhan dananya tidak akan mencapai Rp 11 triliun.

"Ada dana cadangan kita yang bisa dipakai. Tapi saya yakin nggak akan sampai Rp 11 triliun. Nggak sampai 200 juta (orang)," kata Purbaya.

Ia mengatakan pemerintah masih perlu menghitung jumlah penduduk yang benar-benar menjadi sasaran program. Angka yang beredar sebelumnya, menurutnya, masih berupa estimasi kasar.

"Waktu rapat di istana itu, waktu sama Pak Presiden, memang nggak keluar angka segitu. Itu mungkin masih hitungan kasar. Nanti kita lihat seperti apa," ujarnya.

Purbaya juga belum dapat memastikan jumlah rekening yang akan dibuka karena pemerintah masih melakukan pemetaan berdasarkan data kependudukan.

"Yang jelas itu kan semuanya angka masih kasar. Nanti setelah itu kan dihitung betul seperti apa. 200 juta (orang), 85 juta (orang) yang di bawah 17 tahun," katanya.

Meski mekanisme keseluruhan belum final, Purbaya mengungkapkan salah satu skema yang sudah lebih jelas, yakni masyarakat yang baru mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) akan langsung dibuatkan rekening.

Menurutnya, rekening tersebut nantinya juga dapat langsung menerima transfer dana dari pemerintah.

"Tapi yang saya tahu pasti adalah nanti kalau orang yang buat KTP langsung dibuka langsung rekening, langsung ditransfer uangnya ke situ juga," ungkap Purbaya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |