Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah membutuhkan Rp9,74 triliun pada 2027 untuk menangani infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana di Sumatra. Namun, anggaran yang dialokasikan pada tahun depan baru mencapai Rp3,84 triliun.
Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Roy Rizali Anwar mengatakan anggaran tersebut akan difokuskan untuk memulihkan infrastruktur yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
"Dukungan PKPN rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana Sumatra, Ditjen Bina Marga memperoleh alokasi sebesar Rp3,84 triliun di mana anggaran tersebut digunakan untuk penanganan jalan dan jembatan terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat," kata Roy dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi V DPR RI, Senin (7/9/2026).
Dengan alokasi tersebut, pemerintah menargetkan penanganan jalan nasional sepanjang 21,64 km dan jalan daerah 2,35 km. Sementara untuk jembatan, penanganan mencakup 922 meter jembatan nasional dan 357 meter jembatan daerah.
Kebutuhan penanganan infrastruktur pascabencana tersebut tidak hanya muncul pada 2027. Ditjen Bina Marga menghitung total kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi jalan serta jembatan terdampak bencana Sumatera selama periode 2026-2029 mencapai Rp24,90 triliun.
"Sebagai informasi, total kebutuhan penanganan pascabencana Sumatera oleh Ditjen Bina Marga 2026-2029 sebesar Rp24,90 triliun dengan kebutuhan khusus tahun 2027 sebesar Rp9,74 triliun," ujar Roy.
Dengan demikian, alokasi Rp3,84 triliun pada 2027 baru mencakup sekitar 39% dari kebutuhan yang dihitung untuk tahun tersebut. Masih terdapat kebutuhan sekitar Rp5,90 triliun yang belum tertutup dari alokasi yang disampaikan.
Penanganan pascabencana menjadi salah satu bagian dari target pembangunan dan preservasi infrastruktur Bina Marga pada 2027. Pemerintah tetap harus membagi anggaran yang tersedia dengan kebutuhan pemeliharaan jalan nasional, pembangunan jalan baru, jembatan, jalan tol, hingga dukungan untuk jalan daerah.
"Demikian laporan kami hasil exercise yang telah kami lakukan untuk memanfaatkan pagu anggaran yang telah disampaikan dalam surat bersama pagu anggaran SBPA dengan harapan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat walaupun dalam keterbatasan anggaran," pungkas Roy.
(fys/wur)
[Gambas:Video CNBC]

1 hour ago
1

















































