Perry Warjiyo: Kenaikan BI Rate 50 Bps Sudah Pertimbangkan Ekonomi RI

1 week ago 28

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) memutuskan menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin atau bps ke level 5,25%. Sementara itu, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,25% dan Lending Facility sebesar 6.25%.

"Kebijakan ini sebagai langkah lanjutan memperkuat stabilitas rupiah dari dampak gejolak timur tengah," kata Perry pada paparan Rapat Dewan Gubernur (RDG), Rabu (20/5/2026).

Adapun, ini adalah kenaikan suku bunga pertama kali dalam 8 bulan terakhir. Kenaikan ini, menurut Perry, telah dibahas dan dipertimbangkan dengan masak dan terukur, dengan tetap menjaga stabilitas eksternal dan pertumbuhan ekonomi.

"Dalam mengukur takaran BI rate naik, kami mempertimbangkan pertumbuhan. Pertimbangan seimbang inflasi dan dampak yang tentu saja tidak terlalu besar terhadap pertumbuhan ekonomi yang kurva Phillips 'inflation and growth' kami pertimbangkan," ujarnya.

Perry juga mengatakan kenaikan BI rate 50 bps akan mengendalikan inflasi dan dan memberikan dampak untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dalam sasaran.

"Bahwa dengan kebijakan ini kami memastikan likuiditas di pasar uang dan perbankan lebih dari cukup," tambahnya.

Perry menegaskan keputusan ini sejalan dengan fokus kebijakan moneter pada stabilitas ("pro-stability") untuk memperkuat ketahanan eksternal ekonomi Indonesia dari dampak gejolak global.

(haa/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |