Perang Bikin Pusing, Harga Solar Naik-Nelayan Terancam Berhenti Melaut

5 hours ago 3
Fishermen transfer a container of catch from a trawler to a truck at a pier, as rising diesel prices have left many trawlers docked due to unprofitable operations, in Samut Sakhon province, Thailand, March 25, 2026, REUTERS/Chalinee Thirasupa     TPX IMAGES OF THE DAY

Nelayan memindahkan kontainer berisi hasil tangkapan dari kapal pukat ke truk di dermaga, di provinsi Samut Sakhon, Thailand, Kamis (25/3/2026). Aktivitas pasar ikan di Samut Sakhon, yang biasanya ramai sejak sebelum matahari terbit, kini mulai tertekan akibat lonjakan harga bahan bakar. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)

Fishermen transfer a container of catch from a trawler to a truck at a pier, as rising diesel prices have left many trawlers docked due to unprofitable operations, in Samut Sakhon province, Thailand, March 25, 2026, REUTERS/Chalinee Thirasupa     TPX IMAGES OF THE DAY

Dampak konflik di Timur Tengah, khususnya perang yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, membuat biaya operasional nelayan melonjak tajam. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)

Fishermen transfer a container of catch from a trawler to a truck at a pier, as rising diesel prices have left many trawlers docked due to unprofitable operations, in Samut Sakhon province, Thailand, March 25, 2026, REUTERS/Chalinee Thirasupa     TPX IMAGES OF THE DAY

Setiap hari, kapal-kapal nelayan dari berbagai wilayah di Thailand berlabuh di kawasan tersebut untuk menurunkan hasil tangkapan. Namun kini, banyak nelayan mengaku kesulitan bertahan akibat harga solar yang terus naik. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)

Fishermen transfer a container of catch from a trawler to a truck at a pier, as rising diesel prices have left many trawlers docked due to unprofitable operations, in Samut Sakhon province, Thailand, March 25, 2026, REUTERS/Chalinee Thirasupa     TPX IMAGES OF THE DAY

Seorang nelayan, Boonchoo Lonluy (59), mengatakan para awak kapal terpaksa menerapkan berbagai langkah penghematan, termasuk memperlambat kecepatan berlayar demi mengurangi konsumsi bahan bakar. Namun langkah tersebut berdampak langsung pada hasil tangkapan yang semakin menurun. “Kalau kami berhenti, kami tidak dapat apa-apa. Tapi kalau terus melaut dengan kondisi ini, hasilnya juga tidak cukup untuk hidup,” ujarnya. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)

Fishermen transfer a container of catch from a trawler to a truck at a pier, as rising diesel prices have left many trawlers docked due to unprofitable operations, in Samut Sakhon province, Thailand, March 25, 2026, REUTERS/Chalinee Thirasupa     TPX IMAGES OF THE DAY

Pemerintah sebelumnya sempat menahan harga solar di bawah 33 baht atau Rp16.900 per liter. Namun pada Rabu (25/3/2026), pemerintah mengumumkan akan menyesuaikan harga energi mengikuti mekanisme pasar. Menteri Keuangan Ekniti Nitithanprapas menyebutkan pemerintah tengah menyiapkan paket bantuan, termasuk pinjaman lunak dan subsidi tertentu untuk sektor terdampak. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)

Fishermen transfer a container of catch from a trawler to a truck at a pier, as rising diesel prices have left many trawlers docked due to unprofitable operations, in Samut Sakhon province, Thailand, March 25, 2026, REUTERS/Chalinee Thirasupa     TPX IMAGES OF THE DAY

Meski demikian, pada Kamis (26/3), harga solar dilaporkan telah melonjak mendekati 40 baht atau setara Rp20.000 per liter. Kondisi ini dinilai semakin memberatkan para pelaku usaha perikanan. Nelayan lainnya, Prapiyes Maneesumphan (36), yang memiliki tujuh kapal, mengatakan kenaikan harga bahan bakar sudah tidak lagi dapat ditanggung. “Jika seperti ini terus, kami harus berhenti. Dengan harga 40 baht per liter, kami tidak bisa bertahan,” katanya. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)

Fishermen transfer a container of catch from a trawler to a truck at a pier, as rising diesel prices have left many trawlers docked due to unprofitable operations, in Samut Sakhon province, Thailand, March 25, 2026, REUTERS/Chalinee Thirasupa     TPX IMAGES OF THE DAY

Dampak krisis ini mulai terlihat nyata. Menurut Jumpol Kanawaree, sekitar 60% kapal nelayan di Samut Sakhon telah menghentikan operasinya. Ia memperingatkan, jika situasi tidak membaik atau tidak ada intervensi pemerintah, seluruh aktivitas penangkapan ikan berpotensi terhenti. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)

Fishermen transfer a container of catch from a trawler to a truck at a pier, as rising diesel prices have left many trawlers docked due to unprofitable operations, in Samut Sakhon province, Thailand, March 25, 2026, REUTERS/Chalinee Thirasupa     TPX IMAGES OF THE DAY

Samut Sakhon sendiri merupakan pusat distribusi ikan utama di Thailand, dengan pasokan mencapai sekitar 800 ton per hari dari 22 wilayah pesisir, senilai lebih dari 32 juta baht per hari. Sektor ini menjadi salah satu penggerak penting ekonomi, terutama untuk ekspor. (REUTERS/Chalinee Thirasupa)

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |