Jakarta, CNBC Indonesia - China mengembangkan cara merekayasa tanaman sehingga bisa bersinar. Tanaman bercahaya ingin digunakan sebagai alternatif pengganti lampu jalan.
Tumbuhan bersinar tersebut diciptakan dengan menambahkan gen dari kunang-kunang dan jamur berpendar ke sel tanaman. Euronews melaporkan bahwa perusahaan bernama Magicpen Bio sukses menerapkan teknik tersebut untuk memodifikasi 20 spesies flora.
Li Renhan, pendiri Magicpen Bio, berambisi menciptakan suasana yang menyerupai planet alien yang penuh dengan tumbuhan bercahaya.
"Kami ingin membawa teknologi ini ke wisata budaya dan ekonomi wisata malam. Bayangkan lembah yang penuh dengan tanaman glow in the dark, ini seperti membuat dunia 'Avatar' ke Bumi," katanya.
Tren rekayasa tumbuhan hingga bercahaya dimulai oleh peluncuran "Petunia Kunang-kunang" pada 2024 oleh Light Bio. Tumbuhan tersebut diciptakan dengan menyuntikkan gen jamur bioluminescent, dengan tingkat kecerahan jauh di atas spesies sebelumnya.
Kini, Magicpen Bio mampu mengulangi inovasi tersebut di 20 spesies yang berbeda. Artinya, mereka bisa memenuhi taman dengan berbagai jenis tumbuhan yang semuanya bersinar saat gelap. Meskipun tidak bisa bersinar seterang lampu jalan, tumbuhan berpijar tersebut bisa digunakan untuk area tertentu yang tidak membutuhkan penerangan yang intens.
"Selain wisata, kami ingin menggunakan mereka di taman perkotaan sehingga listrik tak dibutuhkan. Tumbuhan ini tak butuh listrik, mereka hanya butuh air dan pupuk. Mereka menghemat energi, mengurangi emisi, dan menerangi kota pada malam hari," kata Li kepada Euronews.
Tahun lalu, tim peneliti lain dari China mengembangkan tanaman bersinar pakai cara yang berbeda. Alih-alih menggunakan rekayasa genetik, tim dari South China Agricultural University menyuntikkan partikel nano ke dalam daun, termasuk strontium dan alumunium.
Partikel logam tersebut kemudian "dicas" menggunakan sinar matahari saat siang hari untuk bersinar saat matahari. Campuran nanopartikel tersebut bisa dikendalikan untuk menentukan warga tanaman.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]

7 hours ago
5

















































