Pantau 1.500 Lebih Bank, LPS Siapkan Sistem Ini

1 week ago 10

Jakarta, CNBC Indonesia - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan membuat sistem yang dapat menginformasikan data secara realtime. Ketua Dewan Komisioner LPS, Anggito Abimanyu, mengatakan hal itu bertujuan meningkatkan keakuratan data perbankan yang berkaitan dengan pinjaman dan resolusi.

"Jadi kami akan membuat suatu data atau informasi data yang kami kelola secara real time. Ini tentu akan bisa meningkatkan akurasi, validasi data dalam rangka pinjaman dan resolusi," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XI di gedung DPR RI Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Anggito memaparkan, peningkatan akurasi dan validasi data diperlukan untuk keamanan dana nasabah karena saat ini LPS menjamin lebih dari 1.500 bank.

"Kami sekarang memantau 1.594 bank (terdiri dari) bank umum, bank syariah, bank daerah, bank digital dan termasuk BPR (Bank Perkreditan Rakyat)," sebutnya.

Selama ini, kata Anggito, dalam rangka untuk pendeteksian data atau kinerja memakan waktu sekitar 1 bulan. Durasi tersebut dinilai kurang efektif dan efisien dalam menangani persoalan perbankan.

"Kami juga sekarang menengarai gugatan hukumnya cukup tinggi. Sekarang kita menangani sekitar 20 kasus yang pada umumnya berasal dari dispute mengenai data tersebut. Khususnya BPR-BPR itu akurasinya kurang memadai sehingga kami harus melayani beberapa gugatan-gugatan yang masuk," jelasnya.

(ayh/ayh)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |