Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak pemilik kucing (pawrents) sering bertanya mengapa tekstur makanan basah terkadang berbeda-beda. Ada yang halus seperti pasta, ada pula yang lebih padat dan berserat.
Ternyata, perbedaan tekstur ini berkaitan erat dengan metode pengolahan serta komposisi bahan di dalamnya.
Daging Asli Tidak Pernah 'Mulus'
Secara anatomi, kucing adalah karnivora sejati. Menurut drh. Ricki Halim, struktur daging alami memiliki serat (fibrous) yang secara alami tidak akan menjadi sangat halus tanpa melalui proses penghancuran total yang ekstrem.
"Tekstur yang lebih berserat menunjukkan adanya integritas protein yang lebih tinggi. Secara fisiologis, serat daging ini merangsang indra perasa kucing dan memberikan pengalaman makan yang lebih alami, sesuai dengan sifat asli mereka yang menyukai aroma serta tekstur daging segar," jelas drh. Ricki dikutip Kamis (22/1/2026).
Memahami Kepadatan Nutrisi dalam Tiap Suapan
Penggunaan daging asli yang digiling memberikan struktur pakan yang lebih berisi dan nyata. Dalam dunia nutrisi hewan, hal ini berkaitan dengan peningkatan Nutrient Density (Kepadatan Nutrisi).
Dengan tekstur yang lebih padat, dalam satu suapan kecil sekalipun, anabul mendapatkan asupan gizi yang lebih konsentrat. Tekstur berserat ini memastikan bahwa porsi yang diberikan benar-benar kaya akan manfaat protein hewani berkualitas tinggi.
Tips untuk Pawrents
Jangan terburu-buru menilai kualitas hanya dari tampilan pakan yang terlihat "tidak rapi". Cobalah periksa label kemasannya. Jika tekstur tersebut berasal dari serat daging asli, itu adalah tanda bahwa kucing Anda mendapatkan asupan protein yang lebih murni, padat gizi, dan sesuai dengan kebutuhan biologisnya.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]

3 hours ago
12

















































