Lifting Minyak Ditarget Jadi 610 Ribu Barel di 2026, Ini Jurus Bahlil

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan sejumlah strategi untuk mengejar target produksi siap jual (lifting) minyak yang dipatok sebesar 610.000 barel per hari (bph) pada tahun 2026.

Bahlil mengatakan bahwa pemberdayaan sumur rakyat menjadi salah satu strategi pemerintah guna mengejar target lifting minyak tahun ini. Terlebih, lifting minyak 2026 mengalami kenaikan dibandingkan lifting 2025 yang dipatok 605.000 bph.

"Sekarang untuk 40 ribu lebih sumur masyarakat sebagian sudah kita izinnya keluar seperti di Jambi, di Sumsel, sekarang di Jawa Tengah sekarang kita mempercepat proses perizinannya agar mereka juga bisa memberikan kontribusi terhadap peningkatan lifting," kata Bahlil dalam Rapat Kerja bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (22/1/2026).

Lalu strategi selanjutnya menurut Bahlil yakni dengan intervensi teknologi. Tak lupa juga dengan mempercepat produksi dari lapangan-lapangan migas yang sudah mendapatkan persetujuan Plan of Development (POD).

"Kedua adalah intervensi teknologi juga berjalan dengan baik kita lakukan dan yang ketiga adalah bagaimana yang POD-POD sudah selesai kita juga melakukan percepatan ini kita sudah panggil dengan semua K3S," katanya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengungkapkan capaian lifting menjadi fokus utama yang dilakukan pemerintah saat ini. Mengingat lifting menjadi indikator ketahanan energi nasional.

"Kalau kita tetap lifting. Lifting dulu itu yang paling penting. Karena itu indikator pertahanan kita ada di situ," kata Laode ditemui di Kementerian ESDM, dikutip Kamis (22/1/2026).

Menurut Laode target lifting minyak pada 2025 dipatok di level 605.000 bph, dan pada 2026 naik menjadi 610.000 bph. Karena itu, guna mencapai target 2026, pemerintah melanjutkan berbagai upaya yang telah dijalankan pada tahun sebelumnya.

Misalnya, proyek enhanced oil recovery (EOR) yang sudah dimulai akan dilanjutkan kembali di beberapa lokasi. Selain EOR, Kementerian ESDM juga mengandalkan kontribusi sumur minyak masyarakat yang telah mulai beroperasi.

"Kemudian ada EOR juga sudah dimulai. Nah ini kita mau lakukan lagi di beberapa lokasi. Kemudian sumur masyarakat sudah dimulai. Kita upayakan akan nambah lagi," ujarnya

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |