Gelson Kurniawan, CNBC Indonesia
19 January 2026 10:40
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar aset kripto mengawali pekan ketiga Januari 2026 dengan tekanan koreksi yang cukup dalam. Pada perdagangan Senin (19/01/2026), mayoritas aset berkapitalisasi besar (Big Cap) kompak bergerak di zona merah, tertekan oleh aksi profit taking setelah reli panjang beberapa pekan terakhir.
Namun, di tengah gelombang koreksi ini, terdapat anomali menarik dari aset berbasis privasi (privacy coin) yang justru mencatatkan kenaikan signifikan. Monero (XMR) tampil sebagai top performer hari ini, bergerak berlawanan arah dengan tren pasar umum.
Berikut adalah analisis mendalam pergerakan pasar hari ini.
Koreksi Wajar Bitcoin dan Ethereum
Mengacu pada data perdagangan terkini, Bitcoin (BTC) mengalami tekanan jual dan diperdagangkan pada level US$92,428. BTC mencatatkan penurunan harian sebesar -2,70%, meskipun secara mingguan masih mempertahankan kinerja positif tipis sebesar +0,92%.
Penurunan ini dinilai sebagai koreksi teknikal wajar setelah Bitcoin gagal menembus resistensi psikologis kuat di level US$95.000-US$98.000 pada akhir pekan lalu.
Senada dengan Bitcoin, Ethereum (ETH) juga terkoreksi -2,85% dalam 24 jam terakhir ke level US$3,207. Kendati demikian, struktur pasar Ethereum dalam rentang mingguan masih terlihat lebih solid dibandingkan Bitcoin dengan kenaikan +2,30%, mengindikasikan bahwa level US$3.200 kini sedang diuji sebagai area support baru.
BNB Kembali Salip XRP, Altcoin Utama Tertekan
Dinamika persaingan peringkat kapitalisasi pasar kembali terjadi. Setelah sempat disalip pekan lalu, BNB kembali merebut posisi aset terbesar ketiga (non-stablecoin) dari XRP.
Hal ini terjadi karena XRP mengalami koreksi yang lebih dalam sebesar -4,61% ke level US$1,95, sementara BNB relatif lebih defensif dengan penurunan -2,77% ke harga US$920,13. Kapitalisasi pasar BNB kini tercatat sebesar US$125 Miliar, unggul di atas XRP yang berada di angka US$119 Miliar.
Tekanan jual yang lebih agresif terlihat pada sektor Layer-1 alternatif dan aset berbasis meme. Cardano (ADA) dan Dogecoin (DOGE) menjadi aset dengan kinerja terburuk di jajaran 10 besar hari ini.
ADA anjlok -7,56% ke level US$0,3648, sementara DOGE terperosok -7,30% ke US$0,1271. Solana (SOL) juga tidak luput dari tekanan, turun -6,23% ke level US$133,82.
Monero (XMR) dan Tron (TRX) Hijau
Di tengah lautan merah, Monero (XMR) mencuri perhatian pasar dengan lonjakan +9,89% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan di level US$615,82. Kenaikan ini sangat kontras dengan kondisi pasar global.
Penguatan XMR seringkali dikaitkan dengan narasi privasi atau adanya ketidakpastian regulasi yang mendorong investor mencari aset yang sulit dilacak. Masuknya XMR ke jajaran top aset hari ini menunjukkan adanya rotasi modal spesifik ke sektor privasi.
Selain Monero, TRON (TRX) juga menunjukkan resiliensi yang baik. TRX menjadi satu-satunya aset di 10 besar yang mencatatkan kinerja mingguan signifikan sebesar +6,42%, meskipun hari ini bergerak mendatar (+0,17%).
Outlook Pasar: Kembali Menuju US$100.000?
Meskipun terjadi penurunan hari ini, struktur pasar Bitcoin secara teknikal masih berada dalam tren positif selama harga mampu bertahan di atas level pendukung (support) krusial.
Fokus utama pasar saat ini adalah level US$88.000. Area ini menjadi benteng pertahanan terakhir bagi tren bullish jangka pendek. Selama Bitcoin tidak ditutup di bawah US$88.000, skenario untuk melanjutkan rally-nya masih terbuka.
Penurunan saat ini dapat dilihat sebagai retest atau pengujian ulang kekuatan harga sebelum mencoba kembali menembus resistensi untuk menuju target psikologis US$100.000.
Namun, investor perlu waspada. Jika level US$88.000 gagal dipertahankan, hal ini dapat memicu tekanan jual lanjutan yang lebih dalam. Oleh karena itu, volatilitas di area harga saat ini (US$92.000 - US$88.000) akan menjadi penentu arah tren pasar dalam sepekan ke depan.
-
Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.
CNBC INDONESIA RESEARCH
(gls/gls)

3 hours ago
2

















































