Ketahuan Tak Puasa Bisa Masuk Penjara dan Denda Rp5 Juta di Negara Ini

2 weeks ago 14

Jakarta, CNBC Indonesia - Puasa pada bulan Ramadan wajib hukumnya bagi semua umat Islam yang memenuhi syarat. Namun di negara ini, ketahuan tak menjalankan ibadah wajib tersebut bisa berujung hukuman penjara. 

Kementerian Dalam Negeri Kuwait mengeluarkan peringatan kepada warga negaranya agar tidak secara terbuka melanggar hukum puasa selama bulan Ramadan. Kementerian mengingatkan warga bahwa melanggar aturan puasa di depan umum pada siang hari akan mendapatkan hukuman.

Mengutip Arab Times, mengutip UU Nomor 44 1968, siapa saja yang terang-terangan melanggar aturan puasa bisa dikenakan hukuman penjara hingga satu bulan, atau denda hingga 100 dinar (sekitar Rp5 juta), atau denda uang sekaligus hukuman penjara.

Satgas khusus telah dibentuk untuk memastikan bahwa setiap orang tidak melanggar aturan tersebut. Bahkan, kamera pengawas juga dipasang di pasar-pasar dan di dekat masjid untuk memantau pelanggaran.

Tidak hanya Kuwait, Oman juga menerapkan aturan ketat terhadap mereka yang berbuka puasa di depan umum.

Menurut Pasal 277 KUHP Kerajaan, barangsiapa secara terang-terangan mengkonsumsi makanan, minuman, atau zat lain yang membatalkan puasa pada siang hari saat Ramadan di tempat umum, akan dikenakan hukuman pidana penjara untuk jangka waktu tidak kurang dari 10 hari dan tidak lebih dari tiga bulan.

(hsy/hsy)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |