Jakarta, CNBC Indonesia - Kemunculan jerawat di wajah bisa mengganggu penampilan. Tak jarang, hal ini membuat penderitanya merasa gemas dan ingin memencet jerawat tersebut. Sebelum melakukannya, sebaiknya Anda berpikir dua kali.
Spesialis dermatologi dan venereologi, dr. Maria Basir Djatmoko, Sp.DV mengatakan seringkali jerawat muncul di bagian wajah yang dikenal sebagai "The Danger Triangle" atau "Segitiga Kematian."
Dia menjelaskan, segitiga kematian adalah area yang berada di ujung hidung hingga dua sisi di atas bibir. Sembarangan memencet jerawat di area ini bisa menimbulkan bahaya yang jauh lebih serius.
"Di area segitiga pada wajah yakni hidung, pipi di dekat hidung dan di atas bibir atau filtrum itu memang area berbahaya untuk dipencet. Sebab jika jerawat terbuka maka ada luka yang mengandung kuman staphylococcus aureus yang bisa masuk ke peredaran darah menuju sinus kavernosus yaitu pembuluh darah di belakang rongga mata yang memiliki hubungan langsung dengan pembuluh darah di otak," kata dr. Maria Basir Djatmoko dalam akun Instagram Rumah Sakit Mitra Keluarga, Jumat (23/1/2026).
Lebih lanjut ia mengatakan pentingnya menjaga integritas kulit di area ini karena risiko komplikasi yang bisa berakibat fatal. Alih-alih memencet jerawat sendiri, dr. Maria menyarankan penanganan yang lebih klinis dan aman.
Gunakan krim yang mengandung benzoyl peroxide atau asam salisilat untuk mengeringkan jerawat tanpa tekanan fisik. Cobalah mengompres dengan air hangat untuk membantu melunakkan sumbatan pori secara alami.
Hindari menyentuh wajah dengan tangan kotor. Sebab, tangan adalah sumber bakteri utama yang memicu infeksi sekunder.
Jika jerawat sangat besar (kistik) dan nyeri, sebaiknya dilakukan tindakan oleh dokter spesialis kulit melalui penyuntikan atau pembersihan yang steril.
Komplikasi medis yang mengancam jiwa
Jika infeksi menyebar dari The Danger Triangle ini ke arah dalam, penderita dapat mengalami kondisi serius seperti:
1. Meningitis: Infeksi pada selaput otak.
2. Abses Otak: Penumpukan nanah di jaringan otak.
3. Kehilangan Penglihatan: Karena saraf mata berada sangat dekat dengan jalur infeksi ini.
4. Stroke Infeksi: Gumpalan darah yang menyumbat aliran darah ke otak.
(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
1

















































