Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mendesak Organisasi Pakta Pertahanan Atlantik Utara atau NATO untuk mengembangkan koordinasi di wilayah Arktik untuk mencegah konflik di tengah meningkatnya ketegangan di antara sekutu Barat atas Greenland.
Melansir Reuters, dalam surat yang dibacakan selama presentasi makalah pemerintah Italia tentang Arktik, Meloni mengatakan wilayah tersebut menjadi makin penting karena pengembangan jalur laut baru dan "sumber daya energi dan mineral" yang sangat besar.
Italia telah memiliki status pengamat di Dewan Arktik yang mengawasi wilayah tersebut sejak 2013 dan memperbarui kebijakannya di tengah ketegangan AS-Denmark baru-baru ini atas Greenland, yang mempertajam fokus pada wilayah tersebut.
Presiden AS Donald Trump telah memperbarui seruan untuk kontrol Amerika atas Greenland untuk mencegah Rusia atau China mendudukinya. Pulau tersebut yang masih dalam wilayah otonom Denmark, menolak gagasan tersebut dalam pembicaraan yang diadakan di Washington minggu ini, yang menunjukkan perbedaan mendasar.
Dokumen kebijakan Italia menunjuk pada fokus baru Rusia pada Arktik, yang mencakup peningkatan kehadiran militernya di sana.
"Sikap yang lebih tegas ini ... dikombinasikan dengan demonstrasi jelas pelanggaran prinsip kekebalan perbatasan yang ditunjukkan di Ukraina, pertama-tama menyebabkan NATO dan kemudian Uni Eropa bereaksi," dalam dokumen tersebut dikutip Sabtu (17/1/2026).
Dokumen Italia juga menyoroti upaya China untuk meningkatkan profil Arktiknya sebagai "negara dekat Arktik" yang menyatakan diri, termasuk meningkatnya minat dalam pelayaran di sepanjang Rute Laut Utara dan hubungan yang lebih dekat dengan Moskow yang meluas ke masalah militer.
Rusia mengatakan pada hari Kamis bahwa negara-negara Barat belum menghasilkan fakta untuk mendukung argumen bahwa Moskow atau Beijing mengancam Greenland. China mendesak Amerika Serikat pada hari Senin untuk tidak menggunakan negara lain sebagai alasan untuk mengejar kepentingannya sendiri.
Minggu ini, beberapa negara Eropa mengirim sejumlah kecil personel militer ke Greenland, menunjukkan solidaritas dengan Denmark, sebuah langkah yang menurut Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto tidak ia pahami.
"Saya percaya, sebaliknya, bahwa adalah kepentingan kita untuk menjaga dunia Barat, dunia bebas, tetap bersatu, dan untuk selalu berpikir dan bertindak dalam kerangka NATO dan kerangka PBB," ujar Guido.
Dokumen tersebut mengatakan bahwa pengembangan rute pelayaran Arktik membuka "prospek signifikan" bagi pembuat kapal termasuk Fincantieri (FCT.MI) Italia, yang membangun kapal yang dapat beroperasi di lingkungan ekstrem.
"Kita harus membentuk forum bisnis Arktik yang melibatkan semua perusahaan utama kita," kata Menteri Luar Negeri Antonio Tajani.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

3 hours ago
1

















































