Geger 'Kuda Merah Menangis' di China, Ramai-Ramai Diserbu Warga

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah mainan tak terduga mencuri perhatian publik jelang perayaan Tahun Baru Imlek di China. Di Yiwu International Trade City, pasar grosir terbesar di China, pelanggan berbondong-bondong mendatangi sebuah toko kecil untuk mencari boneka kuda merah berbahan plush yang kini viral di media sosial.

Mainan tersebut menampilkan seekor kuda dengan mulut melengkung ke bawah, lonceng emas di leher, serta sorot mata yang tampak muram. Boneka ini kemudian dijuluki warganet sebagai "kuda menangis". Viralnya boneka ini bertepatan dengan Festival Musim Semi yang tahun ini menandai Tahun Kuda dalam zodiak China.

Menariknya, ekspresi sedih itu bukanlah bagian dari desain awal. Zhang Huoqing, pemilik toko Happy Sister di Yiwu, mengungkapkan bahwa wajah cemberut tersebut muncul akibat kesalahan produksi.

"Seorang pekerja secara tidak sengaja menjahit mulutnya terbalik," ujar Zhang, seperti dikutip Reuters, Rabu (28/1/2026).

Awalnya, Zhang menawarkan pengembalian dana kepada para pembeli setelah menyadari cacat tersebut. Namun, tidak satu pun pelanggan mengembalikan mainan itu. Tak lama kemudian, foto-foto "kuda menangis" mulai beredar luas di media sosial dan justru memicu lonjakan permintaan.

"Orang-orang bercanda bahwa kuda yang menangis menggambarkan wajah seseorang saat bekerja, sementara versi tersenyum menggambarkan wajah setelah pulang kerja," kata Zhang. Melihat respons pasar, ia pun memutuskan untuk terus memproduksi versi berwajah sedih.

Sejumlah pekerja kerah putih muda di China mengaku ekspresi muram boneka tersebut terasa relevan dengan realitas jam kerja panjang dan tekanan di tempat kerja. Fenomena ini juga sejalan dengan tren mainan "jelek tapi imut" yang semakin populer dalam beberapa tahun terakhir, seperti karakter Labubu dari Pop Mart.

"Saat ini, hampir setiap orang yang masuk ke toko meminta kuda yang menangis," kata Lou Zhenxian, pedagang di Yiwu yang telah berjualan mainan perayaan selama lebih dari 25 tahun.

Pantauan di lapangan menunjukkan rak-rak berisi boneka kuda menangis di depan toko Happy Sister kerap kosong sejak siang hari, memaksa karyawan untuk terus mengisi ulang stok.

"Kami akan terus menjualnya," ujar Zhang. "Kuda yang menangis ini benar-benar sesuai dengan realitas pekerja modern."

(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |