Drama Keluarga Beckham Terungkap, Brooklyn: Saya Tidak Mau Berdamai

18 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Brooklyn Peltz Beckham secara terbuka menyatakan tidak ingin berdamai dengan keluarganya. Pernyataan itu ia sampaikan lewat unggahan di media sosial, di mana ia menuding orang tuanya, David Beckham dan Victoria Beckham, telah menyerang dirinya dan sang istri di media.

Dalam pernyataan kepada 16 juta pengikutnya, Brooklyn menuduh kedua orang tuanya berupaya merusak hubungannya dengan Nicola Peltz Beckham serta menyebarkan informasi yang tidak benar demi menjaga citra publik mereka. Ia menyebut telah lama berusaha menjaga persoalan ini tetap privat, namun merasa tidak punya pilihan selain angkat bicara.

"Saya tidak ingin berdamai dengan keluarga saya. Saya tidak dikendalikan siapa pun. Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya berdiri membela diri sendiri," tulis Brooklyn dikutip dari BBC, Selasa (20/1/2026).

Putra Beckham yang berusia 26 tahun itu juga menuding orang tuanya terus menggunakan media untuk menyebarkan narasi tertentu. Menurutnya, hal itu kerap dilakukan dengan mengorbankan pihak lain demi mempertahankan "fasad" keluarga Beckham di mata publik.

[Gambas:Instagram]

Sebagian besar pernyataan Brooklyn menyoroti perlakuan keluarganya terhadap Nicola. Ia mengklaim istrinya kerap diperlakukan tidak hormat, termasuk menjelang pernikahan mereka. Brooklyn menuduh sang ibu membatalkan pembuatan gaun pengantin Nicola secara mendadak, sehingga memaksa istrinya mencari gaun lain di saat terakhir.

Tudingan itu sebelumnya telah dibantah Nicola. Dalam wawancara dengan media Inggris, ia menyebut pembatalan terjadi karena atelier Victoria Beckham tidak mampu menyelesaikan gaun tersebut tepat waktu, bukan karena konflik personal.

Brooklyn juga menyinggung insiden saat pesta pernikahan, di mana ia menuduh ibunya "mengambil alih" momen dansa pertama pasangan pengantin. Ia menyebut kejadian itu membuat mereka merasa tidak nyaman dan memicu keputusan untuk memperbarui janji pernikahan pada 2025 demi menciptakan kenangan baru yang lebih positif.

Tak hanya soal pernikahan, Brooklyn mengklaim menjelang acara tersebut ia mendapat tekanan untuk menandatangani pelepasan hak atas penggunaan namanya. Ia tidak menjelaskan secara rinci hak apa yang dimaksud, namun menyebut penolakannya berdampak pada hubungan finansial dan perlakuan keluarga terhadap dirinya.

Isu keretakan ini kembali mencuat setelah Brooklyn dan Nicola absen dari pesta ulang tahun ke-50 David Beckham pada Mei lalu. Brooklyn mengaku sudah datang ke London, namun merasa diabaikan selama berhari-hari. Ia juga menuding ayahnya hanya bersedia bertemu jika Nicola tidak ikut, yang ia sebut sebagai "tamparan di wajah".

Dalam unggahan tersebut, Brooklyn menilai keluarganya terlalu mengutamakan kepentingan citra dan komersial.

"Brand Beckham selalu jadi prioritas. Cinta keluarga diukur dari seberapa sering kamu memposting di media sosial," tulisnya.

Ia juga mengungkap dampak psikologis dari konflik tersebut. Brooklyn mengaku hidup dalam kecemasan selama bertahun-tahun dan baru merasakan ketenangan setelah menjauh dari keluarganya.

Hingga kini, David dan Victoria Beckham belum memberikan tanggapan resmi. BBC menyebut telah menghubungi perwakilan keduanya untuk meminta komentar. Pasangan ini juga tidak pernah secara terbuka mengakui adanya keretakan keluarga.

Sebagai informasi, David dan Victoria Beckham memiliki empat anak diantaranya Brooklyn, Romeo Beckham, Cruz Beckham, dan Harper Seven Beckham.

(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |