Jakarta, CNBC Indonesia - Oppo Indonesia ikut mengomentari soal kenaikan harga komponen global dan melemahnya nilai tukar dolar yang menguat. Product Manager Oppo Indonesia, Deni Setiawan menjelaskan kejadian itu berdampak pada harga smartphone.
"Kita tahu ya tahun ini memang terjadinya kenaikan harga karena rantai pasok dari RAM dan juga memori serta nilai tukar yang terus meningkat. Itu memberikan dampak terhadap dari harga smartphone itu sendiri," kata Deni dalam peluncuran Find X9 Ultra dan Find X9s, di Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Dia menjelaskan Oppo berupaya menjaga harga tetap kompetitif. Termasuk dengan menciptakan teknologi yang bisa dinikmati semua orang.
Bahkan, Deni mengklaim hampir tidak mengambil keuntungan dari penjualan produk seri Find X. Tujuannya agr bisa memberikan yang terbaik untuk para konsumennya.
"Kita juga pengen teknologi ini bisa dinikmati oleh semua orang. Jadi kita benar-benar mengerahkan segala energi, tenaga kita, untuk bisa memberikan harga yang jauh lebih kompetitif di market," jelasnya.
"Dan bahkan, dalam tanda kutip ya, OPPO bahkan benar-benar bisa dibilang hampir tidak ada profit untuk Find X series ini," Deni menambahkan.
Find X sendiri merupakan seri premium dari Oppo. Harganya juga cukup tinggi, untuk Find X9s mulai dari Rp 16 jutaan dan Find X9 Ultra mencapai Rp 28 jutaan.
Kenaikan harga memori pada akhir tahun lalu berdampak pada industri smartphone. Beberapa merek diketahui menaikkan harga ponsel sejak periode tersebut.
Keadaan ini juga diperparah dengan penguatan dolar selama beberapa waktu terakhir. Bahkan pertengahan bulan ini angkanya menembus Rp 17.500 per dolar.
Salah satu kemungkinannya adalah harga smartphone ikut naik. Sebab komponen utama yang digunakan masih impor, dari chipset hingga kamera.
(fab/fab)
Addsource on Google

3 hours ago
2

















































