BRPT dan Prajogo Jaminkan 3,6 Miliar Saham TPIA, Manajemen Buka Suara

3 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) buka suara terkait pemberitaan di media sosial bahwa saham TPIA dijadikan jaminan oleh PT Barito

Pacific Tbk (BRPT) dan Prajogo Pangestu (PP). Manajemen mengonfirmasi bahwa sebagian saham perseroan milik pemegang saham utamanya telah dijaminkan kepada sejumlah bank kreditur.

"Berdasarkan data yang diterima oleh Perseroan dari pemegang saham yang bersangkutan, sampai dengan tanggal surat ini, pemegang saham utama Perseroan, yaitu PT Barito Pacific Tbk ("BRPT") telah menjaminkan saham Perseroan kepada bank pemberi kredit," tulis manajemen dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (26/5/2026).

Disebutkan bahwa BRPT telah menjaminkan saham TPIA kepada dua bank, yakni PT BNI (Persero) Tbk. (BBNI) sebanyak 2 miliar saham sejak 21 September 2021 dan PT. BTN (Persero) Tbk. (BBTN) sebanyak 175 juta saham sejak 24 Desember 2024.

Selain itu, Prajogo Pangestu selaku ultimate beneficial owner juga menjaminkan 1,5 miliar saham TPIA kepada HSBC pada 17 November 2023.

Dengan demikian, total saham TPIA yang dijaminkan mencapai 3,67 miliar saham atau sekitar 4,24799% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Namun, perusahaan menegaskan kondisi tersebut tidak berdampak material terhadap struktur kepemilikan maupun pengendalian perseroan.

"Dengan mempertimbangkan jumlah total saham yang dijaminkan sebagaimana dijelaskan di atas, Perseroan tidak melihat potensi yang bisa berdampak secara material pada struktur kepemilikan dan pengendalian Perseroan," ungkap manajemen.

Menurut informasi verbal yang diterima perseroan dari BRPT dan PP, penjaminan saham tersebut diberikan guna menjamin fasilitas kredit perbankan dan tidak berkaitan dengan fasilitas margin dalam bentuk apapun.

Selain itu, terdapat mekanisme penambahan jaminan (Top Up) yang hanya akan berlaku jika nilai jaminan tidak memenuhi ketentuan rasio yang diatur dalam perjanjian kredit yang bersangkutan.

Adapun risiko yang berkaitan dengan pembayaran dipercepat dan/atau penjualan saham dalam rangka eksekusi jaminan, hal tersebut baru dapat dilakukan jika terjadi cidera janji yang tidak dapat dipulihkan oleh BRPT atau PP sebagai debitur sesuai ketentuan yang diatur di dalam perjanjian kredit.

"Kami juga mendapatkan konfirmasi bahwa fasilitas pinjaman BRPT dari Bangkok Bank telah dilunasi," imbuhnya.

(fsd/fsd)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |