Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan meluas di sejumlah wilayah Indonesia dalam tiga hari ke depan, mulai 17 hingga 19 Januari 2026.
Kondisi cuaca ini berpotensi memicu dampak turunan seperti genangan, banjir, hingga gangguan aktivitas harian, terutama di wilayah dengan kerentanan tinggi.
Pada Sabtu, 17 Januari 2026, peringatan dini hujan dengan level siaga atau hujan lebat hingga sangat lebat diprakirakan terjadi di Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, hingga Nusa Tenggara Timur.
Sejumlah wilayah di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua juga masuk kategori waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat. Di hari yang sama, BMKG juga mencatat potensi angin kencang di Jawa Timur, Maluku, NTT, serta sebagian wilayah Sulawesi.
Memasuki Minggu, 18 Januari 2026, pola hujan lebat masih bertahan. Wilayah siaga kembali mencakup Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di sebagian besar Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Angin kencang berpotensi terjadi di Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Maluku, NTT, serta beberapa provinsi di Sulawesi.
Sementara pada Senin, 19 Januari 2026, hujan lebat hingga sangat lebat masih berpotensi terjadi di Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Sulawesi Selatan, dan Maluku Utara.
Wilayah lain seperti Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Maluku, serta Papua diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Peringatan dini angin kencang juga masih berlaku di Jawa Timur, Maluku, Maluku Utara, NTT, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
BMKG menegaskan, peringatan dini ini merupakan gambaran potensi akumulasi hujan harian tertinggi dalam satu provinsi. Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem dan terus memantau pembaruan informasi cuaca resmi.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

3 hours ago
2

















































