Asian Games Jepang Penuh Drama, Banyak Atlet Tak Dapat Akomodasi

4 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Pelaksanaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang diwarnai sejumlah persoalan akomodasi dan logistik. Keluhan datang dari sejumlah delegasi, termasuk kontingen India, di tengah penyelenggaraan ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Melansir Chosun Daily, salah satu masalah yang paling mendapat perhatian adalah ketersediaan tempat tinggal bagi atlet dan ofisial. Jepang memilih tidak membangun perkampungan atlet permanen dan sebagai gantinya menggunakan kombinasi hotel, kapal pesiar, serta unit hunian modular berbentuk kontainer. Kebijakan tersebut diambil dengan pertimbangan efisiensi biaya dan keberlanjutan.

Namun, persoalan muncul setelah jumlah peserta yang terdaftar mencapai sekitar 17.000 atlet dan ofisial, melampaui perkiraan awal sekitar 15.000 orang. Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan panitia penyelenggara sebelumnya menyatakan akomodasi bagi seluruh peserta telah disiapkan, tetapi laporan dari lapangan menunjukkan sejumlah delegasi menghadapi kendala ketika tiba di Jepang.

Keluhan tersebut juga disampaikan oleh Sahdev Yadav, Chef de Mission kontingen India. Menurut laporan Times of India, sejumlah kamar yang sebelumnya dialokasikan untuk kontingen India berkurang ketika delegasi tiba di Nagoya.

Yadav mengatakan tim India akhirnya harus mencari dan memesan hotel tambahan untuk menampung atlet yang terdampak.

"Kami tetap mengikuti jumlah pemain yang telah ditagihkan kepada kami. Namun, beberapa nama kemudian dihapus, sehingga kami memesan hotel untuk mereka," kata Yadav, seperti dikutip Times of India.

Persoalan tersebut dilaporkan berdampak pada sekitar 30 hingga 35 atlet India. Kontingen India kemudian mengambil langkah sendiri dengan memesan kamar tambahan dan mengatur transportasi agar para atlet tetap dapat menjalani persiapan pertandingan.

Yadav juga menyebut terdapat persoalan lain dalam proses akreditasi dan transportasi. Proses akreditasi yang dilakukan di kapal pesiar disebut membutuhkan waktu cukup lama.

Meski demikian, Yadav kemudian menyatakan bahwa seluruh atlet India telah mendapatkan akomodasi dan masalah tersebut telah ditangani oleh timnya.

Sistem akomodasi tanpa perkampungan atlet

Berbeda dari penyelenggaraan Asian Games sebelumnya, Aichi-Nagoya 2026 tidak menyediakan satu kompleks perkampungan atlet konvensional. OCA sebelumnya menjelaskan bahwa sekitar 4.600 atlet dan ofisial direncanakan menempati kapal pesiar yang berfungsi sebagai floating Athletes' Village, sementara sekitar 2.400 orang ditempatkan di hunian sementara berbentuk kontainer dan lainnya tersebar di hotel.

Pilihan tersebut memang dirancang untuk menghindari pembangunan infrastruktur besar yang berpotensi tidak digunakan secara optimal setelah Asian Games berakhir. Namun, model akomodasi tersebut kemudian memunculkan sejumlah keluhan mengenai ukuran kamar, tempat tidur, serta distribusi peserta.

Reuters melaporkan bahwa sejumlah atlet mengeluhkan kondisi kamar yang sempit dan ukuran tempat tidur. Panitia penyelenggara menyatakan akan terus menangani berbagai keluhan tersebut dan menyediakan pusat layanan penghuni selama 24 jam.

Panitia akui menghadapi tantangan

Meningkatnya jumlah peserta menjadi salah satu tantangan utama bagi penyelenggara. Jumlah sekitar 17.000 peserta tersebut meningkat dari kapasitas yang sebelumnya diproyeksikan sekitar 15.000 orang. Penambahan sejumlah cabang olahraga juga disebut ikut berkontribusi terhadap peningkatan jumlah peserta.

Di tengah kritik tersebut, penyelenggara tetap menyatakan bahwa seluruh peserta telah memperoleh akomodasi. OCA dan AINAGOC sebelumnya menegaskan bahwa lebih dari 17.000 atlet dan ofisial yang terdaftar sebelum penutupan Entry by Name telah mendapatkan tempat tinggal untuk Asian Games.

Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Kirsty Coventry juga memberikan penilaian positif setelah melihat langsung fasilitas akomodasi, termasuk hunian modular di Garden Pier. Ia menyebut fasilitas tersebut memenuhi standar yang dibutuhkan dan menilai konsep hunian modular bukan sesuatu yang sepenuhnya baru dalam penyelenggaraan ajang olahraga besar.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 resmi berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026, dengan pertandingan tersebar di sejumlah lokasi di Jepang. Ajang ini menjadi kali ketiga Jepang menjadi tuan rumah Asian Games setelah Tokyo 1958 dan Hiroshima 1994.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |