APBN Kucurkan Rp2.295 Triliun per Agustus 2026, Defisit Rp240 Triliun

1 day ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga akhir Agustus 2026 tetap terjaga di level 0,9% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam APBN KiTA pada Jumat (18/9/2026).

Adapun, defisit ini dicapai dengan catatan pendapatan negara lebih rendah dari belanja yakni Rp 2.055,6 triliun atau mencapai 65,2% dari target dalam APBN 2026. Sementara itu, belanja mencapai Rp 2.295,7 triliun. Dengan demikian, defisit mencapai Rp240,1 triliun atau 0,9%.

"APBN tetap kuat dengan keseimbangan primer positif (Rp 154 triliun) dan defisit dalam batasan terkendali. Dan ini artinya memang perjalanan APBNnya relatively on track," ujarnya.

Angka defisit ini sebelumnya sudah disampaikan Purbaya Yudhi Sadewa minggu lalu. Secara keseluruhan tahun, pemerintah memperkirakan defisit APBN hingga akhir tahun 2026 akan berada di sekitar 2,85% dari PDB (atau setara Rp734,3 triliun), sedikit di atas target awal APBN yang sebesar 2,68% PDB.

Konferensi Pers APBNKiTA Edisi September 2026. Kinerja APBN Hingga Agustus 2026 (CNBC Indonesia/Robertus)Konferensi Pers APBNKiTA Edisi September 2026. Kinerja APBN Hingga Agustus 2026 (CNBC Indonesia/Robertus) Foto: Konferensi Pers APBNKiTA Edisi September 2026. Kinerja APBN Hingga Agustus 2026 (CNBC Indonesia/Robertus)

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
8000hoki online hokikilat online
1000hoki online 5000hoki online
7000hoki online 9000hoki online
800hoki download slot games 2000hoki download slot games
4000hoki download slot games 6000hoki download slot games
Ekonomi Kota | Kalimantan | | |