Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan Amerika Serikat (AS) dan China bersatu mengembangkan layanan taksi robot tanpa driver (robotaxi) lebih luas lagi. Uber bekerja sama dengan Pony AI akan merilis layanan komersial pertamanya di benua Eropa.
Kedua perusahaan bekerja sama dengan perusahaan Verne asal Kroasia untuk menghadirka layanan tersebut. Pengguna taksi Uber di negara tersebut akan segera bisa mengakses robotaxi, dikutip dari The Verge, Jumat (27/3/2026).
Dalam kerja sama ini, Uber akan menjadi penyedia jaringan taksi dan pelanggannya. Verne yang merupakan pecahan pembuat supercar Rimac bakal mengelola armada dan Pony AI akan mengembangkan teknologi autonomus driving.
Layanan pertama akan tersedia di Zagreb. Sebelumnya robotaxi tersebut telah melewati gelaran uji coba di ibu kota Kroasia.
Teknologi yang digunakan di jalanan Zagreb adalah Robotaxi Arcfox Alpha T5 milik Pony AI. Perusahaan melengkapinya dengan teknologi generasi ke-7.
Sementara kendaraannya dikembangkan dan diproduksi bersama dengan Beijing Automative Group Co (BAIC).
Setelah Kroasia, layanan tersebut akan diperluas di pasar-pasar Eropa. Rencananya jumlah armada akan ditingkatkan menjadi ribuan robotaxi dalam beberapa tahun ke depan.
Eropa sendiri akan menghadapi banyak robotaxi di jalanan dalam waktu dekat. Selain Kroasia, Uber tengah menguji mobil otonom dengan Momenta di Jerman.
Waymo juga berencana meluncurkan layanan serupa di London pada tahun ini. Volkswagen memiliki rencana serupa meluncurkan layanan dengan anak usahanya Moia di Jerman.
(fab/fab)
Addsource on Google

8 hours ago
4

















































